UM Buton Hadirkan Kuliah Pakar: Bahas Komunikasi Era Baru untuk SDM Maritim

Official Account Humas UM Buton
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Humas UM Buton tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul dan adaptif, khususnya di kawasan maritim. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Kuliah Pakar yang digelar pada Senin (19/5/2025) di Gedung Korea UM Buton, mengusung tema menarik: “Komunikasi New Era dalam Membentuk SDM di Kawasan Maritim.”
Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UM Buton, Dr. Ansar Suherman, yang menekankan bahwa komunikasi di era digital adalah kunci membangun SDM yang siap bersaing di tengah derasnya arus globalisasi.
Dua narasumber hebat dari Universitas Hasanuddin turut dihadirkan:
Dr. M. Iqbal Sultan, M.Si., praktisi Public Relations dan Public Speaking
Dr. Alem Febri Sonni, S.Sos., M.Si., peneliti, fotografer, dan eks Ketua KPI Sulsel
Keduanya berbagi wawasan tentang pentingnya sinergi antara teknologi dan nilai-nilai komunikasi kemanusiaan. Mereka juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan kemampuan komunikasi, visual, dan digital sebagai bagian dari strategi membentuk masyarakat maritim yang unggul.
“Mahasiswa harus bisa jadi komunikator yang cerdas, etis, dan adaptif. Tidak hanya jago teknologi, tapi juga punya empati dan nilai,” ujar Dr. M. Iqbal Sultan.
Sementara itu, Harry Fajar Maulana, S.Sos., M.I.Kom., Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, menyampaikan bahwa kuliah ini tidak hanya memberi teori, tapi juga inspirasi praktis bagi mahasiswa.
“Ini kesempatan luar biasa untuk belajar dari para pakar langsung. Kami ingin mahasiswa Ilkom UM Buton punya daya saing dan tetap membumi dengan nilai-nilai lokal dan Islam,” ucapnya.
Kuliah Pakar ini menjadi langkah nyata UM Buton dalam membangun generasi muda yang bukan hanya cakap teknologi, tapi juga kuat dalam karakter. Dengan pendekatan berbasis keunggulan maritim dan nilai keislaman, UM Buton terus konsisten menghadirkan pendidikan yang relevan, progresif, dan bermakna.
