Sandiaga Uno Ajak Jelajahi Keindahan Indonesia lewat Metaverse

School of Business and Management ITB
Konten dari Pengguna
10 Agustus 2022 21:43
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari SBM ITB tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sandiaga Uno, paling bawah, memamerkan teknologi metaverse yang sudah diadopsi untuk memamerkan pariwisata Indonesia.
zoom-in-whitePerbesar
Sandiaga Uno, paling bawah, memamerkan teknologi metaverse yang sudah diadopsi untuk memamerkan pariwisata Indonesia.
ADVERTISEMENT
BANDUNG - Kemajuan teknologi digital mendorong semakin populer pemanfaatan metaverse di Indonesia. Perusahaan swasta, badan usaha milik negara hingga pemerintah telah memanfaatkan metaverse untuk berbagai keperluan signifikan.
ADVERTISEMENT
Seolah tak mau kalah dengan mereka, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga punya metaverse buatannya sendiri yaitu Wonderverse Indonesia. Pengguna bisa berinteraksi satu sama lain dan menikmati keindahan Indonesia versi metaverse.
"Wonderverse Indonesia memungkinkan kita menjelajah keindahan Indonesia melalui hasil kolaborasi teknologi, budaya, keindahan alam, dan ekonomi kreatif," ucap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat menghadiri secara daring "The 7th International Conference on Management in Emerging Markets (ICMEM) 2022" yang diadakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, Rabu (10/8/2022). ICMEM tahun ini membahas tentang metaverse sebagai teknologi masa depan dalam bidang bisnis dan manajemen di pasar negara berkembang.
Sandiaga mengatakan, sejumlah bank telah membuat metaverse untuk menjalankan bisnisnya, termasuk pembuatan kantor bank virtual. PT Telkom Indonesia (Telkom) juga tertarik masuk dalam dunia metaverse dengan membuat mall virtual yang diberi nama Metanesia.
ADVERTISEMENT
Pemerintah pun mengikuti perkembangan teknologi virtual ini dengan membuat desain ibu kota negara baru versi metaverse. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan terlebih dahulu situasi ibu kota negara baru lewat metaverse.
Lebih lanjut, Sandiaga menuturkan, ekonomi digital menjadi kekuatan baru bagi perekonomian Indonesia. Saat ini, Indonesia telah menempati peringkat pertama dalam pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.
Nilai perekonomian berbasis internet di Indonesia telah mencapai USD 70 miliar. Diestimasikan nilai tersebut akan terus meningkat hingga USD 146 miliar pada 2025. "Sementara itu, nilai investasi digital di Indonesia mencapai 38,7% dari total investasi digital di Asia Tenggara," ujar Sandiaga.
Dalam acara itu, Rektor ITB Reini Wirahadikusumah mengatakan, kehidupan manusia saat ini semakin banyak menggunakan teknologi digital. ITB pun terus belajar untuk menerapkan metaverse di dunia pendidikan. "Teknologi berkembang, teknologi digital dibangun sehingga kehadiran metaverse tidak mengagetkan," ucap Reini.
ADVERTISEMENT
ICMEM 2022, menurut Reini, membantu berbagai pihak untuk lebih memahami tentang metaverse. Hal ini diperlukan karena pandemi Covid-19 meningkatkan kebiasaan menggunakan internet.*tu. Dan pada tahun ini, SBM ITB SwissInnovation Challenge mengusung tema “Innovation and Entrepreneurship for Sustainability”.