Penggunaan Sosiolinguistik di Restoran “Pepper Lunch”

Mahasiswi Sastra di Universitas Tangerang Selatan. Tertarik dalam bidang Jurnalistik. Cinta Feminisme. Merupakan anak tunggal, dikarenkan broken home.Namun tidak pernah merasakan kesepian maupun kekurangan kasih sayang.
Tulisan dari Puji awalia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sosiolinguistik yaitu ilmu yang mempelajari bahasa dan dilihat dari kebudayaan masyarakat tersebut. Sosiolinguistik juga diartikan sebagai bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan bahasa adalah kemampuan yang dimiliki manusia untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya menggunakan tanda, misalnya kata dan gerakan.
Fungsi utama bahasa yaitu alat untuk berinteraksi dengan manusia, serta menyalurkan arti kepercayaan di masyarakat. Tanpa adanya bahasa, komunikasi tidak akan berjalan dengan baik, kita akan sulit mengembangkan ide, pikiran dan pengetahuan kita.
Di dalam restoran banyak sekali penggunaan sosiolinguistik. Contohnya :
Garpu : Fork
Sendok : Spoon
Mangkok nasi : Rice bowl
Pisau : Knife
Tusuk Gigi : Tooth pick
Meja : Table
Kursi Bayi : Baby Chair
Telur : Egg
Jamur : Mushroom
Habis : Sold Out
Tidak hanya kata benda saja, tapi saat kita berbicara juga terkadang ada kalimat yang menggunakan bahasa lain. Contohnya :
Mengucapkan terima kasih : Thank you
Kelengkapan seragam : Grooming
Meja sudah penuh : Full table
Daftar tunggu : Waiting List
Tanpa sadar kita menggunakan kata tersebut saat bekerja. Padahal saat kita sedang di rumah, kecil kemungkinannya untuk menggunakan kata tersebut. Jika di rumah dan di luar restoran kita tetap mengucapkan sendok bukan spoon.
Itulah beberapa kata dan kalimat yang diucapkan dalam restoran khususnya “Pepper Lunch”.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian yang membacanya.
