Aswaja Gelar Mtq Tingkat Desa

Ingin menulis disini
Tulisan dari purnomo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Aswaja Batubara Gelar MTQ dan Penyantunan Anak Yatim

Batubara-Sejarah berdirinya pondok Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) Kab Batubara, bukan untuk kepentingan pribadi maupun pengurus. Pondok ini didirikan guna dijadikan wadah mendidik generasi Islam sebagai calon ulama dan umaroh.hal ini disampaikan Ketua Aswaja Kab Batubara Jasmi Assayuti,SH,MH dalam memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-9, sabtu (22/4) di pondok Aswaja, Pematang Jernang, Desa Titi Merah, Kec Lima Puluh.
Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) Kab Batubara gelar acara Mushabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat desa yang hadir pada acara penutupan tersebut, Pjs Bupati Batubara Faisal Hasrimy, AP, MAP diwakili Kabag Kesos Syafrisyam, SPd, tokoh muda Batubara Ahmad Yani, SH, tokoh masyarakat, alim ulama dan ratusan jamaah.
Selain MTQ, acara juga dirangkai dengan zikir Akbar dan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H.
Di Pematang Jernang ini memang sudah sejak dulunya menjadi bazis ulama/ustazah. Maka dari itu bibit-bibit penyiar agama harus terus dilatih dan dibekali ilmu agar bisa membentengi diri dari modrenisasi serta berbagai pengaruh kemajuan jaman lainnya. Dengan berbekal ilmu maka diyakini generasi kedepan bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain", katanya.
Jasmi juga menyinggung tentang Pilkada Bupati Batubara mendatang. Menurut dia, penyelenggaraan Pemilu sudah menjadi tugas KPU. "Kita sebagai masyarakat tak perlu terlalu berkoar sampai melebar sehingga dapat berdampak pada kondisi masyarakat yang terkotak. "Gunakan saja hak pilih sesuai hati nurahi dan doakan agar terpilih pemimpin yg amanah", sebutnya.
Sementara Kabag Kesra H Sahrisyam,SPd mengapresiasi kegiatan Aswaja yang terus mengumandangkan syiar agama. "Ini cukup potensial, tingkatkan anak-anak bisa mengikuti even-even perlombaan pada tingkat yang lebih tinggi', imbaunya.
Sementara itu tokoh muda Batubara Ahmad Yani, SH mengharapkan dinas pendidikan Pemkab Batubara juga perlu mengambil peran meski kegiatan dilakukan diluar sekolah.
Pantauan wartawan, usai sambutan acara dirangkai dengan zikir akbar dan syalawat nabi yang dilanjut dengan tausiyah agama oleh al-ustadz Faisal Darmi Nasution, SPdi. Selanjutnya penyerahan bantuan kepada kaum duafa dan anak yatim serta penyerahan paiala kepada peserta MTQ.
