BBK 7 Universitas Airlangga 2026 Dampingi UMKM Kalijudan Sertifikasi Halal

Mahasiswa S1 Ekonomi Islam di Universitas Airlangga
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Puspita Anggraeni tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surabaya - Sebagai bagian dari program pendampingan berkelanjutan, Mahasiswa KKN-BBK 7 Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha setempat, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Kegiatan kolaboratif antara mahasiswa dan Pusat Halal Universitas Airlangga ini bertujuan untuk memperluas akses legalitas serta jaminan produk halal bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Selain memberikan pemahaman, program ini juga memberikan pendampingan langsung ke lokasi produksi masing-masing usaha.
Inisiatif ini secara konkret mendukung tiga pilar Sustainable Development Goals (SDGs): Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDGs 17), Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (SDGs 9), serta Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDGs 8).
Sosialisasi dan Pendampingan Langsung
Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi di Kelurahan Kalijudan. Narasumber dari Pusat Halal Unair menyampaikan materi mengenai pentingnya, manfaat, dan tahapan sertifikasi halal dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
“Peran mahasiswa sebagai jembatan komunikasi sangat krusial. Mereka membantu menjelaskan ulang, mendampingi administrasi, dan memastikan pelaku UMKM paham alur sertifikasi, mengingat banyak yang masih terbatas dalam pemanfaatan teknologi digital,” ujar Puspita selaku Penanggung Jawab kegiatan Sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal.
Setelah sesi kelas, tim yang terdiri dari mahasiswa dan tenaga ahli Unair melanjutkan dengan pendampingan door-to-door ke 14 lokasi UMKM. Mereka melakukan verifikasi data, observasi proses produksi, dan membantu pengisian dokumen yang diperlukan.
Memperkuat Kemitraan dan Daya Saing UMKM
Inisiatif bersama ini bertujuan memperluas pemerataan akses sertifikasi halal dengan menyasar hambatan informasi dan fasilitas yang umum dialami pelaku UMKM. Metode pendampingan secara langsung dinilai esensial untuk menjamin implementasi standar halal yang akurat pada skala usaha mikro.
Berdasarkan identifikasi kebutuhan di lokasi, program ini merespons situasi faktual di mana banyak usaha telah berjalan dalam waktu lama tanpa dilengkapi legalitas dan sertifikasi halal. Sertifikasi halal diproyeksikan mampu membangun kepercayaan pembeli, menguatkan kompetisi produk lokal, serta memperlebar jangkauan pemasaran. Upaya tersebut selaras dengan visi penggerakan ekonomi berkelanjutan dan penyediaan kesempatan kerja yang bermartabat di lingkup masyarakat setempat.
Komitmen Jangka Panjang dan Proyeksi ke Depan
Masyarakat dan pelaku UMKM di daerah tersebut menginginkan keberlanjutan program pendampingan hingga sertifikat halal resmi diperoleh. Dukungan yang konsisten dipandang mampu mendorong pertumbuhan usaha lebih cepat serta menghadirkan dampak ekonomi yang lebih besar bagi warga Kalijudan.
Kolaborasi ini membuktikan bahwa kerja sama antara dunia akademik, institusi pendidikan tinggi, dan komunitas dapat menghasilkan penyelesaian yang aplikatif, menambah pemahaman masyarakat tentang aspek legal dan halal, serta menyediakan akses perizinan secara terbuka dan tanpa pungutan biaya.
#SDG8 #Decent Work and Economic Growth #SDG9 #Industry, Innovation & Infrastructure #SDG17 #Partnership for the Goals #SDGsUNAIR.
