Bahaya Kecanduan Gadget Bagi Anak

mahasiswa ITB Ahmad Dhalan Jakarta , Prodi S1 Akuntansi
Tulisan dari Putri Awlia Nur tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membantah, tidur tidak teratur, susah diatur mengapa hal tersebut terjadi? Anak balita memang seharusnya belajar interaksi dengan lingkungan, belajar berbicara langsung dengan orang tua, belajar berjalan, tumbuh dan berkembang. Jangan lagi terlalu sering memberi gadget pada anak, berikut bahaya kecanduan gadget pada anak balita.
Sebenarnya tidak hanya anak balita tetapi remaja dan dewasa pun masih banyak yang menghabiskan waktu harinya dengan bermain gadget, akan tetapi anak balita tentu perlu perhatian lebih dan memang peran orang tua disetiap perkembangan balita sangat penting.
Gadget merupakan permainan baru yang mengasikan bagi anak, memang gadget tidak menampilkan permainan saja terdapat banyak pembelajaran seperti : belajar berbicara, belajar bernyanyi, mengaji dan lain sebagainya
Akan tetapi tidak baik jika menggunakan gadget terlalu lama, dampak yang muncul yaitu :
Iritasi pada mata
Anak malas untuk bergerak
Kurangnya interaksi dengan lingkungan mengakibatkan terhambat nya tumbuh kembang pada anak karena pergerakan fisik sangat mempengaruhi perkembangan pada anak.
Lalu apa ciri-ciri anak sudah kecanduan bermain gadget :
Tidak mau melepas gadget
Anak akan menangis ketika tidak diberi gadget
Tidak mau bermain dengan yang lain
Gadget merupakan kegiatan ketika sebelum dan sesudah tidur, anak selalu meminta gadget saat sebelum dan sesudah tidur
Ketika di taman bermain, anak lebih suka bermain gadget dibanding memainkan permainan lain dengan teman - temannya
Dan dampak negatif lainnya, namun hal itu bisa dihindari dan bisa dihilangkan dengan cara :
Ketika orang tua ingin ber pergian biasanya agar anak tidak menangis orang tua akan memberikan gadget. Stop memberikan gadget sebagai sogokan tetapi dengan memberi pengertian secara lisan dan memberi perhatian lebih apa yang diinginkan oleh anak.
Ketika anak menangis akan hal yang tidak sesuai harapan ia, maka yang harus dilakukan adalah menanyakan kenapa dan bagaimana anak tersebut menangis jangan langsung memberikan gadget.
Ketika bersama anak, orang tua jangan terlihat terlalu fokus memainkan gadget karena anak akan melakukan apa yang ia lihat. Anak akan mengikuti apa yang ia lihat karena usia balita sangat sensitif ia memiliki rasa penasaran dan antusias yang tinggi akan hal baru.
Bermain dengan orang tua dengan permainan edukatif yang dapat memberikan pengalaman baru bagi anak.
Tegas kepada anak yang sudah candu gadget.
Orang tua memang memiliki peran yang saat besar bagi tumbuh kembang anak, maka dari itu orang tua harus lebih memperhatikan apa yang anaknya lakukan, karena hal itu akan membantu pertumbuhan anak.
