Konten dari Pengguna

Mengoptimalkan Biaya Pengiriman Paket J&T Express dengan Metode Transportasi

Putri Dewi

Putri Dewi

mahasiswi Manajemen (S1) Universitas Pamulang

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Putri Dewi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi. Kurir saat menyerahkan paket kardus pengiriman belanja online kepada penerima. ​Sumber foto:​Pexels/Polina Tankilevitch
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi. Kurir saat menyerahkan paket kardus pengiriman belanja online kepada penerima. ​Sumber foto:​Pexels/Polina Tankilevitch

Pernahkah kita berpikir bagaimana paket yang kita pesan melalui marketplace bisa sampai ke rumah? Di balik proses tersebut, ada kegiatan distribusi yang membutuhkan perencanaan. Perusahaan ekspedisi seperti J&T Express perlu mengatur pengiriman paket agar dapat sampai ke tujuan dengan biaya yang efisien dan pelayanan yang tetap baik.

Semakin banyak paket yang harus dikirim, semakin penting bagi perusahaan untuk mengatur distribusinya. Jumlah paket, lokasi tujuan, kapasitas kendaraan, dan biaya perjalanan menjadi beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Jika pengiriman tidak direncanakan dengan tepat, biaya operasional bisa meningkat.

Menggunakan Metode Transportasi untuk Mengatur Pengiriman

Salah satu cara untuk menganalisis masalah distribusi adalah melalui metode transportasi dalam program linier. Metode ini membantu menentukan pembagian pengiriman dari beberapa lokasi asal ke sejumlah tujuan dengan mempertimbangkan persediaan, kebutuhan, dan biaya pada setiap jalur.

Sebagai contoh, kita dapat membuat simulasi pengiriman paket dari tiga gudang menuju tiga wilayah berbeda. Setiap gudang memiliki jumlah paket yang tersedia, sedangkan setiap wilayah memiliki kebutuhan pengiriman tertentu. Biaya pengiriman setiap jalur kemudian digunakan untuk menghitung pembagian paket yang sesuai.

Dalam perhitungan tersebut, metode North West Corner dan Least Cost dapat digunakan untuk menentukan alokasi awal pengiriman. Hasil dari kedua metode kemudian dibandingkan untuk melihat perbedaan total biayanya. Dengan pengujian lebih lanjut, kita juga dapat mengetahui apakah alokasi tersebut masih bisa diperbaiki agar biaya menjadi lebih rendah.

Bukan Hanya soal Biaya Murah

Menurut kelompok kami, metode transportasi menarik untuk dipelajari karena penerapannya berkaitan dengan kegiatan yang sering kita temui. Ketika berbelanja online, kita mungkin hanya memperhatikan ongkos kirim dan waktu kedatangan paket. Padahal, pengaturan distribusi merupakan salah satu aspek yang perlu direncanakan dalam kegiatan logistik.

Perhitungan biaya dapat membantu memberikan gambaran mengenai pilihan jalur pengiriman yang lebih efisien. Meskipun demikian, perusahaan tidak bisa hanya berfokus pada biaya terendah. Keamanan paket, ketepatan waktu, dan kepuasan pelanggan juga perlu diperhatikan.

Menurut kami, penggunaan metode transportasi dapat menjadi salah satu pendekatan untuk membantu menganalisis pembagian pengiriman secara sistematis. Melalui perhitungan yang tepat, kita dapat memahami bagaimana keputusan distribusi dibuat dengan mempertimbangkan biaya dan kebutuhan pengiriman.

Oleh: Dedi Wahyu Prasetio, Muhammad Raja Farhan, Putri Dewi - Universitas Pamulang