Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu Brand Loyalty dan Costumer Loyalty?

Putri Dwi Lutfia

Putri Dwi Lutfia

Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Putri Dwi Lutfia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh dari Brand loyalty dan Costumer loyalty. Sumber: Pexels (https://www.pexels.com/id-id/foto/smartphone-hitam-dikelilingi-tanaman-3707744/ dan https://www.pexels.com/id-id/foto/pemasaran-menawarkan-tanda-bisnis-6114607/ )
zoom-in-whitePerbesar
Contoh dari Brand loyalty dan Costumer loyalty. Sumber: Pexels (https://www.pexels.com/id-id/foto/smartphone-hitam-dikelilingi-tanaman-3707744/ dan https://www.pexels.com/id-id/foto/pemasaran-menawarkan-tanda-bisnis-6114607/ )

Brand loyalty dan Costumer loyalty adalah dua jenis yang sangat perlu di kembangkan dan pertahankan untuk menjalankan sebuah bisnis agar dapat sukses dalam jangka waktu yang panjang. Keduanya dapat membantu secara efektif dalam meningkatkan bisnis yang kita miliki. Namun, untuk mendapatkan hasil dari masing-masing tersebut kita perlu memahami terlebih dahulu mengenai apa itu Brand loyalty dan juga Costumer loyalty serta perbedaan yang dimiliki oleh keduanya. Karena, Brand loyalty dan juga Costumer loyalty ini sering dianggap memiliki kesamaan dan dinilai dapat di gunakan secara bergantian. Tetapi ternyata keduanya memiliki konsep yang berbeda loh!

Mari kita mengenal terlebih dahulu pengertian dari masing-masing Brand loyalty dan juga Costumer loyalty.

Apa itu Brand loyalty?

Brand loyalty bisa dikatakan suatu kondisi di mana pelanggan yang melakukan pembelian secara berulang-ulang terhadap sebuah brand ataupun merek. Hal ini bisa disebut kesetiaan pelanggan pada brand tersebut karena, adanya hubungan emosional mereka dengan brand yang telah terjalin dengan baik.

Dan apa itu Costumer loyalty?

Sedangkan Costumer loyalty bisa dikatakan bentuk dari kesetiaan dan juga komitmen pelanggan untuk meneruskan pembelian brand ataupun merek berdasarkan manfaat yang diterima dari pembeli tersebut.

Terdapat perbedaan yang dimiliki oleh Brand loyalty dan juga Costumer loyalty. Bisa kita lihat dari:

1. Faktor Harga

Dalam Brand loyalty, masalah harga tidak begitu diperhatikan oleh pelanggan. Mereka lebih senang melakukan pembelian sebuah berulang kali. Karena, mereka tahu produk ataupun layanan dari brand itu akan memenuhi harapan mereka.

Sedangkan dalam Costumer loyalty masalah harga cukup diperhatikan. Karena, Costumer loyalty dibangun berdasarkan daya beli pelanggan secara keseluruhan. Jika harga tidak sesuai yang konsumen harapkan, maka sulit untuk menarik pembelian ulang oleh pelanggan.

2. Strategi Pemasaran

Strategi utama dari Brand loyalty adalah perlu meningkatkan brand awareness agar dapat menarik para pelanggan baik. Seperti misalnya, membuat desain kemasan yang menarik, meningkatkan pelayanan konsumen dan lain-lain.

Sedangkan Costumer loyalty sebagian besar didasarkan pada harga, manfaat, dan juga program reward khusus. Misalnya, dapat berupa menawarkan sebuah diskon atau promo.

3. Margin Keuntungan

Brand loyalty akan memicu pembelian yang sedikit tetapi memiliki margin keuntungan yang tinggi. Karena konsumen akan mengutamakan brand dibandingkan dengan harga.

Sedangkan Costumer loyalty akan memicu pembelian yang banyak tetapi memiliki margin keuntungan yang rendah. Hal ini terjadi, karena harga yang ditentukan rendah yang menyebabkan perolehan margin keuntungan pun rendah.

Meskipun keduanya memiliki perbedaan, tetapi Brand loyalty dan Costumer loyalty saling terkait. Dan keterlibatan antara keduanya mampu mempengaruhi satu sama lain.

Brand loyalty juga memiliki 5 tingkatan yaitu diantaranya:

  1. Konsumen Switcher, tingkatan ini merupakan tingkatan yang paling dasar. Di mana konsumen yang berada di level ini bukan termasuk pembeli yang loyal, bahkan cenderung tidak setia karena siap berpindah ke brand lainnya.

  2. Habitual Buyer, tingkatan ini merupakan di mana konsumen membeli produk atau brand berdasarkan kebiasaan. Dan mereka melihat tidak adanya perbedaan dalam brand tersebut sehingga mereka tidak butuh waktu berpikir lama untuk memilih.

  3. Satisfied Buyer, tingkatan ini sudah termasuk konsumen yang loyal pada sebuah produk atau brand. Karena adannya kepuasan konsumen ketika membeli atau memiliki brand ataupun produk tersebut.

  4. Liking The Brand, tingkatan selanjutnya ini di mana konsumen sudah benar-benar menyukai brand. Karena, pada tingkatan ini konsumen telah memiliki ikatan emosional yang kuat dengan sebuah brand.

  5. Committed Buyer, dan tingkatan terakhir ini di mana konsumen merasa bangga ketika menggunakan brand tersebut. Dan tidak hanya itu, bisa juga brand tersebut mereka pilih sebagai bukti identitas mereka.

Brand loyalty juga terdapat manfaat yang diberikan seperti:

  1. Mengurangi biaya pemasaran.

  2. Meningkatkan penjualan.

  3. Menarik pelanggan baru.

  4. Dan memberi waktu untuk merespons ancaman kompetitor.

Sedangkan pada Costumer loyalty terdapat manfaat yang diberikan seperti:

  1. Membangun hubungan dengan costumer.

  2. Berbeda dari kompetitor.

  3. Menciptakan costumer advocacy.