Konten dari Pengguna

Rumah Pompa Sunter C Jakarta Utara, Infrastruktur Pengendali Banjir

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Putri Nur Amalia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumah Pompa Sunter C di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara. Minggu, 27 September 2026 (sumber: dokumentasi milik pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Rumah Pompa Sunter C di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara. Minggu, 27 September 2026 (sumber: dokumentasi milik pribadi)

Rumah Pompa Sunter C, merupakan salah satu infrastruktur pengendalian banjir yang dibangun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Jalan Danau Sunter Utara, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Rumah Pompa Sunter C ini diresmikan pada 26 Mei 2025. Saat meninjau fasilitas tersebut pada26 Mei 2025, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut sistem yang diterapkan di Rumah Pompa Sunter C menjadi salah satu contoh penanganan banjir lokal di Jakarta.

“Saya tadi sudah lihat, sistemnya sangat baik, dan menurut saya ini sebagai salah satu contoh penanganan banjir-banjir yang bersifat spot lokal di Jakarta,” ujar Pramono. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menjelaskan pembangunan rumah pompa tersebut berkaitan dengan kondisi kawasan Sunter yang memiliki potensi genangan ketika curah hujan tinggi.

“Kalau curah hujannya masih 100 sampai dengan 150 mm, infrastruktur kita sudah siap. Tetapi kalau curah hujannya lebih dari itu, maka kita perlu pembangunan infrastruktur, oleh karena itu dibangunlah rumah pompa Sunter C,” kata Ika. Memiliki Tiga Pompa Utama

Menurut Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Rumah Pompa Sunter C memiliki tiga unit pompa utama dengan kapasitas masing-masing 2.000 liter per detik, sehingga kapasitas totalnya mencapai 6.000 liter per detik. Fasilitas tersebut juga dilengkapi satu pompa lumpur dengan kapasitas 250 liter per detik.

Selain pompa, terdapat pula saluran penyimpanan air atau storage sepanjang sekitar 2,2 kilometer. Infrastruktur tersebut dirancang untuk membantu pengendalian banjir pada wilayah yang mencakup sekitar 20 hektare.

Pembangunan rumah pompa ini dilakukan setelah adanya pengamatan terhadap genangan yang berulang pada periode 2020–2023. Dinas SDA mencatat genangan terjadi di antaranya di Jalan Danau Sunter Utara dan Jalan Gaya Motor dengan ketinggian sekitar 20 hingga 50 sentimeter. Kesiapan Pompa Kembali Dipantau pada 2026

Pengawasan terhadap kesiapan fasilitas tersebut berlanjut setelah rumah pompa beroperasi. Pada 26 Maret 2026, Lurah Sunter Agung Teguh Subroto bersama jajaran kelurahan melakukan peninjauan langsung ke Rumah Pompa Sunter C. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengecek kesiapan infrastruktur pengendali banjir sekaligus berkoordinasi dengan operator pompa.

Peninjauan itu dilakukan dalam rangka mengantisipasi potensi hujan ekstrem dan banjir rob yang dapat berdampak terhadap wilayah Jakarta Utara. Pemeriksaan tidak hanya menyasar kondisi fasilitas, tetapi juga memastikan operator siap menjalankan tugas ketika terjadi kondisi darurat.

Dari sisi sistem pengendalian banjir, Rumah Pompa Sunter C juga ditempatkan sebagai bagian dari ekosistem Polder Sunter Selatan dan Polder Sunter Utara. Sistem polder pada dasarnya mengintegrasikan sejumlah komponen seperti jaringan drainase, tempat penampungan air, pintu air, dan pompa agar aliran serta volume air di kawasan tertentu dapat dikendalikan. Dengan fungsi tersebut, Rumah Pompa Sunter C tidak berdiri sebagai fasilitas yang bekerja sendiri. Pengoperasiannya berkaitan dengan sistem saluran dan tampungan air di kawasan Sunter. Ketika kondisi air meningkat, keberadaan pompa dan saluran penghubung menjadi bagian dari upaya mengatur aliran air agar tidak memberikan beban berlebih pada kawasan yang lebih rendah.

Karena itu, bangunan yang terlihat pada foto bukan hanya gedung utilitas dengan pipa berukuran besar. Di dalamnya terdapat fasilitas yang menjadi bagian dari sistem pengendalian air di Jakarta Utara, lengkap dengan pompa berkapasitas besar dan sistem pemantauan digital.

Dengan pemantauan kondisi pompa dan kesiapan operator yang terus dilakukan, Rumah Pompa Sunter C menjadi salah satu infrastruktur yang disiapkan untuk menghadapi potensi genangan akibat hujan lokal maupun kondisi hidrologis lainnya di kawasan Sunter.