Menembus Awan di Alun-Alun: Sensasi 'Skyline' Bandung dari Menara Masjid Raya

Saya Mahasiswa Semester 3 dari Universitas Pancasakti Tegal, Prodi ilmu sosial dan politik, fakultas ilmu komunikasi
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Elsya Triana Putri Permadani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
BANDUNG – Di jantung Kota Kembang, sebuah menara putih megah berdiri kokoh menantang langit Biru. Menara Masjid Raya Bandung bukan sekadar bangunan religi, melainkan simbol kebanggaan warga Jawa Barat yang menawarkan sensasi melihat seluruh sudut kota dari ketinggian 99 meter—angka yang melambangkan Asmaul Husna.
Panorama 360 Derajat di Puncak Kota
Bagi para pelancong, menara ini adalah "dek observasi" terbaik di Bandung. Dengan menggunakan lift yang tersedia, pengunjung bisa naik ke puncak untuk menyaksikan pemandangan 360 derajat: mulai dari hamparan rumput sintetis Alun-alun yang ramai, hiruk pikuk Jalan Asia Afrika, hingga pegunungan yang memagari Bandung dari kejauhan.
"Berada di atas sana memberikan perspektif berbeda tentang Bandung. Kita bisa melihat sejarah dan modernitas menyatu dalam satu pandangan mata," ujar salah satu pengunjung yang baru saja turun dari menara.
Magnet Wisata Religi dan Keluarga
Setelah direnovasi, kawasan ini bertransformasi menjadi ruang publik paling hidup. Masjid Raya Bandung tidak hanya menjadi tempat ibadah yang khusyuk, tetapi juga destinasi edukasi dan rekreasi keluarga. Area halamannya yang luas kini menjadi tempat favorit warga untuk bersantai menikmati udara Bandung yang sejuk di bawah bayang-bayang menara yang ikonik.
