Konten dari Pengguna

Mahasiswa UM BBM Gelar Pelatihan EcoWash Berbasis Eco Enzyme di Lesanpuro

Putri Zahra Panggih Setiawati

Putri Zahra Panggih Setiawati

Mahasiswa S1 Teknik Informatika

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Putri Zahra Panggih Setiawati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa UM BBM bersama peserta Program ECOWASH di RW 04 Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa UM BBM bersama peserta Program ECOWASH di RW 04 Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang

Pelatihan EcoWash berbasis Eco Enzyme menjadi upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengurangi limbah organik sekaligus menciptakan produk ramah lingkungan yang bernilai ekonomi.

Malang, 23 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah organik rumah tangga, mahasiswa Universitas Negeri Malang melalui program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) menyelenggarakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan EcoWash berbasis eco enzyme bagi masyarakat RW 04 Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mengedukasi warga mengenai pemanfaatan limbah kulit buah menjadi produk ramah lingkungan yang bernilai guna. Melalui kegiatan ini, masyarakat dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah organik menjadi eco enzyme serta mengembangkannya menjadi EcoWash, sabun cuci piring ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program EcoWash merupakan salah satu program kerja tim mahasiswa UM BBM Kelompok 2 di RW 04 Kelurahan Lesanpuro yang dikembangkan sebagai inovasi dalam pemanfaatan limbah organik rumah tangga, khususnya limbah kulit buah. Program ini mengintegrasikan proses pembuatan eco enzyme sebagai hasil fermentasi limbah organik dengan pembuatan EcoWash sebagai produk turunannya. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya diperkenalkan pada cara mengolah limbah organik, tetapi juga dibekali keterampilan untuk menghasilkan produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan. Dengan demikian, EcoWash diharapkan menjadi salah satu alternatif pengelolaan sampah organik yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga.

Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai eco enzyme yang membahas pengertian, manfaat, bahan baku, serta tahapan pembuatannya melalui proses fermentasi limbah kulit buah. Setelah penyampaian materi, tim UM BBM Kelompok 2 melanjutkan kegiatan dengan demonstrasi pembuatan eco enzyme, mulai dari penyiapan bahan, penentuan komposisi, proses pencampuran, hingga teknik penyimpanan selama masa fermentasi. Demonstrasi tersebut memberikan gambaran secara langsung kepada peserta mengenai proses pembuatan eco enzyme sehingga dapat dipraktikkan secara mandiri di rumah.

Selanjutnya, peserta mengikuti penyuluhan mengenai EcoWash sebagai sabun cuci piring ramah lingkungan yang memanfaatkan eco enzyme sebagai salah satu bahan utamanya. Materi yang disampaikan meliputi manfaat EcoWash, fungsi setiap bahan penyusun, serta tahapan pembuatannya. Sebagai penutup rangkaian pelatihan, tim UM BBM Kelompok 2 mendemonstrasikan proses pembuatan EcoWash secara langsung, mulai dari pencampuran bahan hingga menghasilkan produk yang siap digunakan. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung melalui diskusi interaktif serta partisipasi aktif dalam setiap sesi penyuluhan dan demonstrasi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, tim mahasiswa UM BBM kelompok 2 turut membagikan sampel EcoWash kepada peserta sebagai contoh produk yang telah dihasilkan. Selain memperoleh buku panduan cetak, peserta juga mendapatkan akses ke buku panduan digital yang dapat diakses melalui kode QR. Buku panduan tersebut berisi informasi lengkap mengenai pembuatan eco enzyme dan EcoWash, mulai dari bahan dan alat yang diperlukan, tahapan pembuatan, hingga tips penyimpanan dan pemanfaatannya. Kehadiran buku panduan dalam dua format tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk mempelajari kembali materi yang telah disampaikan selama pelatihan.

Melalui program ECOWASH, mahasiswa UM Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) Lesanpuro Kelompok 2 Universitas Negeri Malang berharap masyarakat RW 04 Kelurahan Lesanpuro semakin memahami pentingnya pengelolaan limbah organik rumah tangga serta mampu mengolah limbah kulit buah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai guna. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pengurangan timbulan sampah organik, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, serta mendukung terwujudnya pola hidup yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.