Konten dari Pengguna

Berburu Pahala saat Haid Bagi Muslimah

Fitria Mustikawati

Fitria Mustikawati

Ibu rumah tangga dengan 2 orang putri juga berwirausaha di bidang kuliner dan pariwisata. Lulusan dari Manajemen Pemasaran Pariwisata Universitas Pendidikan Indonesia. Mantan bankir salah satu Bank swasta di Indonesia.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fitria Mustikawati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi perempuan Muslim. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan Muslim. Foto: Shutter Stock

Bulan ramadhan merupakan waktu yang dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia untuk memperoleh rahmat dan ampunan. Selain menunaikan kewajiban ibadah puasa, pada bulan ini Allah SWT memberikan banyak pahala dan keberkahan bagi umat muslim yang dengan ikhlas berlomba-lomba untuk menjalankan ibadah dan amalan-amalan kebaikan seperti memperbanyak salat sunah, tilawah (membaca) Al-Qur’an, I’tikaf, salat tarawih berjemaah, dan masih banyak lagi.

Sebelum bulan ramadhan berakhir, ada pula kewajiban membayar zakat fitrah yang dapat mensucikan diri dan harta kita.

Namun, bagi muslimah yang sedang haid (menstruasi) tidak diwajibkan untuk berpuasa, tapi mereka wajib mengganti puasanya di hari lain (meng-qadla). Di sini ada kekhawatiran bahwa selama berhalangan, umat muslimah tidak diperbolehkan melakukan amalan-amalan saat ramadhan.

Berikut ini adalah amalan yang dapat dilakukan bagi muslimah yang sedang haid saat ramadhan:

1. Tetap bangun malam untuk berdoa / berzikir

Doa merupakan amalan paling mudah dan memungkinkan untuk dilakukan oleh wanita yang tengah haid. Doa dapat dilakukan dengan bahasa sehari-hari. Berdoa dan berzikir dimaksudkan untuk tetap mengingat Allah dengan mengucap tasbih, tahmid, takbir, haulawah, dan sebagainya. Selain itu berzikir dapat dilakukan pagi juga sore hari.

2. Mendengarkan Al-Quran

Perempuan muslimah yang sedang haid tidak diperbolehkan membaca Al-Quran, tapi mereka tetap boleh mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran. Seperti yang dikutip dari NU Online, KH Masykur Mu'in dalam sebuah pengajian pada tahun 2015 lalu mengatakan, "Orang yang membaca dan mendengarkan Al-Quran keduanya sama-sama mulia."

3. Mencari ilmu dengan membaca buku dan mendengarkan kajian ramadhan

Saat ini banyak sekali media untuk mendengarkan kajian tentang islam khususnya tentang ramadhan, seperti YouTube, Instagram live, dan podcast.

4. Tetap berdoa di waktu-waktu mustajab

Jangan lupa untuk terus berdoa di sepertiga malam terakhir, karena pada saat itulah kita mendapatkan waktu mustajab.

5. Beramal dan bersedekah

Beramal bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti menyiapkan makanan berbuka dan sahur untuk keluarga tercinta. Dapat juga dengan melakukan kegiatan sosial dengan membagikan makanan dan minuman walaupun hanya sebutir kurma untuk berbuka kepada seseorang yang berpuasa.

ilustrasi muslimah sedang berdoa