3 Golongan yang Mewarisi Al-Qur'an

Your Buddy for Exploring the Miracle of Quran
Tulisan dari Quran Buddy Indonesia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا : كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ رَسُوْلِهِ
“Aku tinggalkan kepada kamu dua perkara, kamu tidak akan tersesat selamanya selama kamu berpegang dengan kedua-duanya, yaitu kitab Allah (Alquran) dan Sunahku.” (HR Al-Hakim)
Sebelum wafat, Rasulullah SAW mewariskan dua hal kepada umatnya, yakni Al-Quran dan Sunnah. Keduanya telah dijamin oleh Rasulullah akan menuntut umatnya menuju keselamatan di dunia juga di akhirat.
Dalam Q.S Al-Fatir ayat 32 yang dibacakan kontributor Quran Buddy, Yusuf, umat Rasulullah yang mewarisi Al-Quran ini dibagi ke dalam tiga kelompok.
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. (Q.S Fatir:32)
Tiga kelompok tersebut menurut Tafsir Al-Mukhtashar atau Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram) adalah:
Mereka yang menzhalimi dirinya sendiri dengan melakukan sebagian kemaksiatan
Mereka yang pertengahan, yaitu orang yang menjalankan kewajiban dan meninggalkan larangan-larangan
Mereka yang berlomba-lomba dalam kebaikan dengan izin Allah, yakni bersungguh-sungguh dan bersegera dalam melakukan amal-amal shalih, baik yang fardhu maupun yang sunnah.
Di antara ketiga golongan tersebut, semoga Allah selalu menuntun kita menjadi golongan yang ketiga, yang diberikan semangat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Aamiin.
====
Yuk like, follow dan share akun ini jika kamu ingin belajar dan mendalami Al-Quran bersama Quran Buddy. Kamu juga bisa loh mengikuti @quranbuddy.id di Instagram.
