Konten dari Pengguna

Inilah Mengapa Real Madrid Mendapat Julukan Los Galacticos

raden ifan syah fadlillah

raden ifan syah fadlillah

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari raden ifan syah fadlillah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

perayaan gelar juara Real Madrid di liga Champions. sumber: twitter/realmadrid. 
zoom-in-whitePerbesar
perayaan gelar juara Real Madrid di liga Champions. sumber: twitter/realmadrid. 

Real Madrid Club de Futbol atau sering kita kenal dengan sebutan Real Madrid merupakan klub sepakbola profesional yang berada di kota Madrid, Spanyol. Awal terbentuknya klub Real Madrid berawal dari beberapa profesor dan pelajar di Institucion Libre de Ensenanza yang mendirikan Football Club Sky pada tahun 1897.

Football Club Sky merupakan tim sepak bola yang berada di kota Madrid , kemudian Football Club Sky pecah menjadi dua bagian yaitu pada tahun 1900 menjadi New Football de Madrid dan Club Espanol de Madrid. Selang beberapa tahun kemudian, Club Espanol de Madrid kembali pecah dan terbentuk-lah Madrid Football Club pada 6 Maret 1902, yang saat ini lebih dikenal dengan sebutan Real Madrid.

Sebelum mendapatkan julukan Los Galacticos Real Madrid telah memiliki beberapa julukan yaitu di antaranya El Real dan Los Blancos yang memiliki arti si putih, si putih diambil dari representasi baju kandang Real Madrid itu sendiri.

Arti dari Los Galacticos yaitu, Galaxy yang menandakan bintang. Karena Hal itulah Real Madrid sering disebut juga sebagai klub para bintang. Sebutan itu muncul ketika zaman kepimpinan presiden Florentino Perez di tahun 2000. Ketika itu pada awal kepemimpinannya Florentino Perez mendeklarasikan proyek terkenalnya berupa mendatangkan beberapa pemain kelas dunia , karena alasan itulah mengapa Real Madrid disebut sebagai Los Galacticos.

Para pemain Real Madrid merayakan gelar juara Piala Dunia Antarklub 2018. Foto: REUTERS/Ahmed Jadallah

Pada Los Galacticos era pertama Florentino Perez berhasil mendatangkan pemain bintang di antaranya seperti Luis Figo , Zinedine Zidane , Ronaldo da Lima , Fabio Cannavaro , hingga nama paling pesohor David Beckham. Beberapa gelar yang sukses diraih pada era Los Galacticos pertama telah menjuarai liga domestik di musim 2000/2001 dan 2002/2003 dan liga Champions Eropa di tahun 2001/2002.

Proyek Los Galacticos sempat terhenti di tahun 2006 ketika Florentino Perez kehilangan jabatannya sebagai presiden klub yang kalah dalam pencalonan presiden kala itu, dan orang yang menggantikannya yaitu Ramon Calderon.

Pada tahun 2009 Florentino Perez kembali terpilih sebagai presiden klub Real Madrid , di tahun itu Florentino Perez kembali menggaungkan Los Galacticos era ke 2. Dalam periodenya yang kedua Florentino Perez berhasil mendatangkan beberapa nama pemain bintang seperti Ricardo Kaka , Cristiano Ronaldo , Karim Benzema , Xabi Alonso , Gareth Bale hingga James Rodriguez.

Banyak gelar yang telah di raih dalam Los Galacticos era ke-2 itu yaitu :

Liga Domestik

La Liga : 2011-12 , 2016-17 , 2019-20

Copa Del Rey : 2010-11 , 2013-14

Piala Super Spanyol : 2012 , 2017 , 2020

Kontinental

Liga Champions UEFA : 2013-14 , 2015-16 , 2016-17 , 2017-18

UEFA Super Cup : 2014 , 2016 , 2017

Dunia

Piala Dunia Antarklub : 2014,2016,2017,2018

Keberhasilan Los Galacticos ke-2 di mana ketika Real Madrid berhasil menjuarai Uefa Liga Champions dalam kurun waktu 3 tahun berturut-turut sekaligus. Sehingga, mereka dapat memecahkan rekor dunia sebagai satu-satunya klub yang berhasil back-to-back dan juga hattrick dalam format baru Liga Champions.

Di tahun 2020 kemarin Florentino Perez kembali terpilih menjadi presiden klub setelah melawan kandidatnya yang mengundurkan diri sekaligus menjadikan Florentino Perez sebagai presiden Real Madrid dengan masa durasi 3 periode. Dalam periode kali ini Florentino Perez kembali mengusungkan Los Galacticos tahun ke-3 dengan rencana mendatangkan beberapa pemain incarannya seperti Kylian Mbappe , Paul Pogba dan Erling Haaland.