In This Economy: Expense Lebih Besar daripada Income

mahasiswa s1 akuntansi universitas pamulang
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari raditya fadhel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
"Gaji baru masuk, kok saldo sudah tinggal segini?"

Kalau pernah merasakan hal tersebut, berarti kamu tidak sendirian.
Dikondisi ekonomi sekarang, mengatur keuangan kadang terasa seperti permainan bertahan hidup. Pendapatan masuk setiap bulan, sedangkan kebutuhan juga ikut antre.
Makan, transportasi, listrik, internet, kos, cicilan, kebutuhan kerja atau kuliah, sampai pengeluaran kecil seperti kopi dan jajan, semuanya terlihat "cuma sedikit", tetapi ketika dijumlahkan...
"Loh, kok expense lebih besar daripada income?"
Masalahnya bukan selalu karena gaji kecil, tetapi bagaimana uang tersebut digunakan. Pendapatan Rp5 juta bisa terasa kurang jika pengeluaran mencapai Rp5,5 juta. Sebaliknya, pendapatan yang sama bisa terasa lebih aman ketika kita tahu mana yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang hanya ingin dibeli karena: "Mumpung diskon." "Cuma Rp20 ribu." "Hidup cuma sekali." Masalahnya, "hidup cuma sekali" kalau terjadi setiap hari akhirnya jadi pengeluaran bulanan.
