Memanfaatkan Minyak Jelantah Menjadi Barang Guna

Mahasiswa Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari rafi naufal gazi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ngaliyan, 8 Agustus 2024 - Telah melakasanakan program sosialisasi dan demonstrasi pembuatan lilin aroma terapi dari minyak jelantah. melalui program yang dilakukan Muhammad Rafi Naufal Gazi merupakan Mahasiswa KKN Undip Tim II Tahun 2024 dari program studi Teknik Lingkungan. yang memanfaatkan limbah minyak jelantah yang tergolong dalam limbah B3 atau Bahan berbahaya dan Beracun. karena amsih banyak warga desa yang membuang minyak jelantah sembarangan.

Dalam kegiatan ini, ibu-ibu KWT Rejo diajarkan langkah-langkah praktis dalam mengolah minyak jelantah yang biasanya dianggap sebagai limbah tak berguna. Proses dimulai dengan penyaringan minyak untuk menghilangkan kotoran, diikuti dengan pencampuran minyak tersebut dengan lilin alami dan minyak esensial yang memiliki aroma menenangkan seperti lavender dan serai. Hasil akhirnya adalah lilin aroma terapi yang tidak hanya wangi dan menenangkan, tetapi juga aman dan ramah lingkungan.
Acara ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para peserta, yang merasa mendapatkan ilmu baru sekaligus cara efektif dalam mengurangi limbah rumah tangga. Para ibu-ibu juga melihat potensi ekonomi dari pembuatan lilin ini, yang bisa menjadi usaha sampingan yang menguntungkan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akan lahir kesadaran di kalangan masyarakat Desa Ngaliyan untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus memberdayakan diri melalui keterampilan baru. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan kerja sama dan kreativitas, limbah dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai tinggi.
