4 Korban Tewas Kebakaran di Tebet Diduga Sulit Keluar karena Pagar Terkunci

Empat korban tewas dalam kebakaran rumah dan kos di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8) dini hari, diduga kesulitan menyelamatkan diri karena akses keluar dari bagian bawah bangunan sudah terbakar dan pagar dalam kondisi terkunci serta digembok.
Hal itu disampaikan Salman (23), salah satu penghuni kos yang selamat dari kebakaran. Menurut Salman, api diketahui sudah membesar di bagian bawah bangunan ketika para penghuni terbangun sekitar pukul 03.00 WIB.
"Iya, apalagi kan tadi posisi apinya dimulai dari bawah ya. Nah, dan ketika mau keluar tuh pagarnya tuh udah ada apinya. Jadi kalau mau keluar ya keburu kebakar. Jadi yang bagian bawah susah buat ngelariin diri," kata Salman saat ditemui di TKP, Senin (24/8) siang.
Salman mengatakan pagar tersebut dalam kondisi terkunci dan digembok. Kondisi itu membuat penghuni yang berada di bagian bawah sulit mencari jalan keluar saat api membesar.
"Kunci susah. Full dikunci semua. Digembok," katanya.
Menurut Salman, satu-satunya pilihan bagi penghuni yang berada di lantai atas adalah menyelamatkan diri dengan melompat. Salman sendiri berhasil keluar dengan cara tersebut bersama dua penghuni lainnya.
3 Korban Masih Sekeluarga
Sementara itu, empat orang meninggal dunia dalam kebakaran tersebut. Tiga korban merupakan satu keluarga yang tinggal sekaligus menjadi pemilik rumah, yakni Rini Astuti (68), Sugi Hartono (77), dan Reza Ponti Wicaksana (40). Satu korban lainnya merupakan penghuni kos yang belum diketahui identitasnya.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.20 WIB. Berdasarkan laporan Gulkarmat Jakarta Selatan, api diduga berasal dari bagian bawah ruang mesin fotokopi. Petugas mengerahkan 21 unit dan 86 personel untuk melakukan pemadaman.
Salman menuturkan, area bawah bangunan juga digunakan untuk usaha fotokopi. Di lokasi tersebut terdapat banyak kertas, kendaraan, dan menurut penglihatannya terdapat LPG.
"Apalagi di bawah kan ada fotokopi tentu banyak kertas, mobil juga ada, kalau nggak salah LPG juga ada gas," jelas Salman.
Cerita Korban Selamat
Lebih lanjut, Salman menceritakan dirinya terbangun setelah mendengar teriakan kebakaran dari penghuni lain. Saat keluar kamar, ia melihat api dan asap sudah memenuhi bagian bawah bangunan.
Karena tangga sudah tidak bisa dilalui, Salman mengambil laptop dan tas sebelum melompat dari lantai dua. Tiga penghuni berhasil menyelamatkan diri dengan cara tersebut, sementara seorang penghuni lainnya terlambat keluar dan mengalami luka bakar.
"Nah, habis kebangun, kami langsung ke kamar, langsung ngambil barang yang penting kayak saya ngambil langsung laptop sama tas langsung lompat dari samping. Nah setelah itu, lalu kami teriaklah kebakaran, minta bantuan," ujar dia.
Dalam kejadian itu, satu korban luka telah dilarikan ke RS Tebet. Sementara empat korban meninggal dunia dievakuasi dan dibawa ke RS Polri.
