Bangun SJUT, Pemprov DKI Anggarkan Rp 90 Miliar untuk 10 Ruas Jalan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp 90 miliar untuk pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di sejumlah ruas jalan. Pembangunan SJUT tersebut mencakup total panjang 16,9 kilometer di 10 ruas jalan.
“Ada ralat sedikit masalah panjangnya, ternyata panjangnya 16,9 kilometer dan itu lokasinya di MT Haryono, Gatot Subroto, Supomo, Abdullah Syafei, Saharjo, Pemuda, Otista, Tebet Barat Dalam Raya, Matraman, dan Jatinegara. Lokasinya di situ,” kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Suwondo, Kamis (10/9).
Dengan demikian, pembangunan SJUT tahap tersebut mencakup 10 ruas jalan, yakni MT Haryono, Gatot Subroto, Soepomo, Abdullah Syafei, Saharjo, Pemuda, Otista, Tebet Barat Dalam Raya, Matraman, dan Jatinegara.
Suwondo mengatakan pembangunan SJUT di Jalan Soepomo, ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Selama proses pembangunan berlangsung, Pemprov DKI juga menyiapkan rekayasa lalu lintas. Suwondo mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dalam setiap pekerjaan yang dilakukan di badan jalan.
“Jadi semua kegiatan kami yang ada di badan jalan, kami lakukan rekayasa lalu lintas bersama Dinas Perhubungan,” kata dia.
Pengaturan lalu lintas juga akan disertai penyampaian informasi kepada masyarakat terkait pekerjaan yang berlangsung.
“Ya tentunya ada pengaturan-pengaturan dan juga ada press release yang disampaikan ke masyarakat,” kata Suwondo.
