Dedi Mulyadi Tekankan Sinergi Pemda dan Kejati untuk Percepat Pembangunan Jabar

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat memberikan sambutan pada Acara Lepas Sambut Kajati Jawa Barat Tahun 2026 di Bale Gede Gedung Pakuan, Kota Bandung pada Selasa (2/6/2026). Foto: Abisatya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat memberikan sambutan pada Acara Lepas Sambut Kajati Jawa Barat Tahun 2026 di Bale Gede Gedung Pakuan, Kota Bandung pada Selasa (2/6/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadiri acara lepas sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (2/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dedi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kejaksaan untuk mempercepat pembangunan di Jawa Barat.

Menurutnya, pergantian pejabat merupakan hal yang lazim dalam sistem pemerintahan dan harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antarlembaga.

"Sertijab ini kegiatan rutin pemerintah. Kalau ada yang datang dan ada yang pergi, ya kita harus membuat kenduri kecil untuk membangun kenangan," kata Dedi.

Ia menjelaskan acara tersebut turut dihadiri para bupati dan wali kota se-Jawa Barat guna memperkuat koordinasi dalam menjalankan program pembangunan.

Menurutnya, kerja sama yang solid antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi program pembangunan.

"Paling utama hari ini mengundang bupati dan wali kota agar gerak langkah kita jauh lebih cepat lagi di 2026-2027," ujarnya.

Dedi juga menyampaikan harapannya kepada Kajati Jawa Barat yang baru agar melanjutkan sinergi yang telah terjalin selama ini.

Ia menilai dukungan kejaksaan sangat penting dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kejati baru ya kita sinergi sebagaimana yang sudah dilaksanakan tahun kemarin," katanya.

Selain memperkuat kolaborasi, Dedi juga menekankan pentingnya langkah pencegahan terhadap berbagai potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program pemerintah.

Menurutnya, upaya mitigasi harus dilakukan sejak awal agar persoalan hukum dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

"Kemudian dilakukan percepatan-percepatan supporting dan melakukan mitigasi setiap penyimpangan sejak dini," ujarnya.

Dedi optimistis hubungan yang baik antara pemerintah daerah dan kejaksaan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih sekaligus mempercepat pembangunan di Jawa Barat.