Ini Cara Cek Wilayahmu Ada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau atau Tidak

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperbarui pemantauan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Selasa (8/9) pagi.
Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra satelit RGB Himawari-9, pada 8 September 2026 pukul 10.00 WIB, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau teramati ke arah Selatan-Barat Daya, mencakup sebagian Banten bagian Barat Daya dan Samudera Hindia Barat Daya Banten.
Tinggi sebaran abu mencapai 7.000 dengan kecepatan 2,1 km/jam.
Dalam informasi tersebut, sebaran abu juga tak tampak masuk ke wilayah Jakarta.
Nah bagi kamu yang hendak memantau aktivitas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bisa ikutinya cara berikut:
Pertama, buka situs resmi BMKG melalui browser di ponsel atau komputer.
Kemudian, masuk ke halaman Citra Sebaran Abu Vulkanik - Anak Krakatau atau klik link https://www.bmkg.go.id/cuaca/satelit/citra-sebaran-abu-vulkanik.
Di halaman tersebut akan ditampilkan citra satelit terbaru yang menunjukkan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Untuk mengetahui apakah wilayahmu masuk dalam area yang terpantau, perhatikan peta atau citra satelit yang ditampilkan. Bisa juga menggunakan kolom “Cari area satelit” yang tersedia di halaman tersebut untuk mencari wilayah tertentu.
Masukkan nama daerah yang ingin dicek, kemudian lihat posisi wilayah tersebut pada citra satelit dan area sebaran abu vulkanik yang ditampilkan.
Informasi pada halaman ini dapat berubah mengikuti pembaruan citra satelit. Karena itu, masyarakat disarankan mengeceknya secara berkala melalui kanal resmi BMKG.
Perlu diketahui, citra tersebut merupakan informasi pemantauan sebaran abu vulkanik berdasarkan citra satelit, sehingga masyarakat tetap perlu memperhatikan informasi dan imbauan terbaru dari BMKG maupun instansi terkait.
8 Bandara Sudah Dibuka
Seluruh bandara yang sebelumnya terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kini kembali beroperasi normal. Pembaruan status operasional tersebut disampaikan Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah 1 Kelas Utama Soekarno-Hatta pada Selasa (8/9) pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan informasi tersebut, terdapat delapan bandara yang telah kembali beroperasi, yakni:
1. Bandara Soekarno-Hatta (CGK)
2. Bandara Halim Perdanakusuma (HLP)
3. Bandara Husein Sastranegara (BDO)
4. Bandara Radin Inten II (TKG)
5. Bandara Budiarto (RTO)
6. Bandara Pondok Cabe (PCB)
7. Bandara M. Taufik Kiemas (TFY)
8. Bandara Salakanagara, Tanjung Lesung
Dalam keterangannya, otoritas bandara menyebut seluruh bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah dibuka kembali untuk operasional penerbangan.
Meski demikian, pengguna jasa penerbangan diimbau tetap memeriksa status dan mengonfirmasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara.
