Jenderal Suyudi Diminta Fit and Proper Test Tadi Pagi: Langsung Siapkan Diri

Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkap dirinya baru mendapat informasi untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon Kapolri pada Kamis (1/10) pagi.
Informasi tersebut diterimanya hanya beberapa jam sebelum menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR.
"Oh belum, belum. Jadi kalau itu kami baru mendapatkan informasi tadi pagi. Sehingga kami langsung mempersiapkan diri untuk melaksanakan ya paparan proper test," kata Suyudi usai dilantik menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).
Suyudi mengatakan dirinya sebenarnya telah memiliki konsep-konsep yang akan disampaikan. Namun, karena waktu yang tersedia terbatas, materi tersebut kembali dimatangkan pada pagi hari sebelum menghadapi anggota Komisi III.
"Ya kami sudah punya konsep-konsep ya, ya tentunya tadi dengan waktu yang terbatas kami matangkan kembali," ujarnya.
Saat ditanya siapa yang memberi tahu dirinya mengenai agenda fit and proper test, Suyudi mengatakan informasi itu berasal dari pimpinan di Istana.
"Oleh pimpinan di Istana," terang dia.
Suyudi juga mengaku belum mendapat informasi terkait pencalonannya sebagai Kapolri pada Selasa sebelumnya.
"Belum," imbuhnya
Suyudi menjalani fit and proper test di Komisi III DPR pada Kamis pagi. Dalam uji kelayakan tersebut, ia memaparkan enam program prioritas transformasi Polri. Komisi III kemudian menyetujui Suyudi sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Persetujuan itu selanjutnya dibawa ke rapat paripurna DPR pada hari yang sama. DPR menyetujui pemberhentian Listyo Sigit sekaligus pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri.
