Labfor Polri Datangi Klinik Lokasi Sutrimo Ditemukan Tewas, Bakal Olah TKP Kedua

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri mendatangi Mordent Esthetic Clinic di Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7). Kedatangan tim tersebut untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan terkait kasus tewasnya Sutrimo.
Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi, mobil Puslabfor Bareskrim Polri tiba sekitar pukul 12.00 WIB. Sejumlah personel Puslabfor bersama penyidik Polres Metro Jakarta Selatan kemudian berkumpul depan area klinik yang masih dipasangi garis polisi.
Rencananya, tim akan menggelar olah TKP kedua di klinik tersebut guna mendalami penyebab kematian korban.
Sebelumnya, klinik kecantikan Mordent Esthetic Clinic masih dipasangi garis polisi pada Senin pagi. Garis polisi membentang di gagang pintu masuk hingga sepanjang gerbang hitam di bagian depan klinik.
Saat dipantau, tidak terlihat aktivitas di dalam maupun sekitar klinik. Pintu masuk masih tertutup, sementara akses menuju lokasi dibatasi menggunakan garis polisi.
Sebelumnya, polisi telah melakukan olah TKP awal dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Kita olah TKP tadi. Begitu dapet informasi, habis cek TKP, terus kita mencoba mencari informasi di sekitaran TKP, saksi, dan CCTV,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah.
Ia menyebut penyidik masih berupaya mencari rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.
“Kita masih ngumpulin saksi-saksi masih mencari CCTV,” ujarnya.
Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Mordent Esthetic Clinic pada Kamis (23/7). Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Polda Metro Jaya hingga kini masih menyelidiki penyebab kematian korban. Polisi juga mendalami informasi yang beredar mengenai identitas Sutrimo, termasuk kabar yang menyebut ia merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan informasi tersebut masih didalami. Penyidik juga memeriksa saksi, rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, hingga lokasi awal korban ditemukan.
