Menkes Kunjungi Pesantren-Permukiman Padat di Jakut, Soroti Risiko Penularan TB

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Saat Meninjau Kondisi Kesehatan Warga di Wilayah Padat Penduduk Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Saat Meninjau Kondisi Kesehatan Warga di Wilayah Padat Penduduk Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau kondisi kesehatan warga di kawasan padat penduduk Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (13/8). Salah satu lokasi yang ditinjau juga merupakan sebuah pesantren.

Peninjauan tersebut dilakukan dalam rangka pencanangan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining tuberkulosis (TB) menggunakan rontgen dada.

Budi mengatakan skrining TB akan lebih diperluas ke lingkungan pondok pesantren dan permukiman padat penduduk. Menurutnya, kondisi lingkungan yang padat meningkatkan risiko penularan TB.

Menkes Budi Gunadi Sadikin memantau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi siswa dan siswi di Pondok Pesantren Terpadu Khairul Ummah, Kapuk Muara, Jakarta, Kamis (13/8/2026 Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Ternyata ada 42.000 pondok pesantren dengan jumlah santri mencapai lebih dari 7 juta. Karena pesantren itu padat tempat tinggalnya dan bersama-sama, insiden TB menjadi lebih besar,” kata Budi.

Ia mengatakan pemerintah akan memanfaatkan teknologi rontgen yang dilengkapi artificial intelligence (AI) untuk mempercepat deteksi TB. Alat tersebut juga dapat dibawa ke berbagai lokasi.

“Sekarang kita akan jalan dari pesantren ke pesantren untuk mencari penderita TB. Kalau diobati pasti sembuh dan tidak menular,” ujarnya.

Menkes Budi Gunadi Sadikin memantau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi siswa dan siswi di Pondok Pesantren Terpadu Khairul Ummah, Kapuk Muara, Jakarta, Kamis (13/8/2026 Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Budi menargetkan skrining TB dapat dilakukan di seluruh pondok pesantren di Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas deteksi dini dan pengobatan TB.

Kemenkes juga menargetkan skrining TB dapat dilakukan di seluruh pondok pesantren di Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas deteksi dini dan pengobatan TB.

Menkes Budi Gunadi Sadikin memantau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi siswa dan siswi di Pondok Pesantren Terpadu Khairul Ummah, Kapuk Muara, Jakarta, Kamis (13/8/2026 Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Menurut Budi, pemeriksaan TB di pesantren juga menunjukkan bahwa skrining secara aktif dapat menemukan kasus yang sebelumnya tidak terdeteksi. Ia menyebut dari 80 orang yang diperiksa dalam skrining, ditemukan 1 orang yang positif TB.

“Kalau ketemuan positif, tadi saya tanya dari 80 orang, satu orang ketemu. Jadi kan sekitar 1 persen lebih. Rata-rata nasional 0,3 persen,” kata Budi.