Menko PMK: Hampir Semua Fasilitas Kesehatan Wilayah Bencana Sumatera Berfungsi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko PMK Sugiono dan Mendagri Tito Karnavian dalam konferensi pers usai rapat koordinasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko PMK Sugiono dan Mendagri Tito Karnavian dalam konferensi pers usai rapat koordinasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menyebut hampir seluruh fasilitas kesehatan di wilayah terdampak bencana di Sumatera berfungsi.

Hal itu disampaikan Sugiono usai rapat koordinasi percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di wilayah Sumatera bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, beserta sejumlah kepala daerah secara daring di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (26/10).

Sugiono menyebut hampir 98 persen upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera telah terealisasi, termasuk pada sektor kesehatan.

Meski demikian, masih ada enam puskesmas pembantu di Sumatera Utara yang belum selesai dibangun.

“Sektor kesehatan hampir semua fasilitas kesehatan berfungsi, hanya tinggal tersisa enam puskesmas pembantu tadi di wilayah Sumatera Utara yang belum selesai,” kata Sugiono usai rapat tersebut.

Pembangunan huntap di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kebaupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Foto: Satgas PRR/BNPB

Sementara itu, pembangunan kembali sekolah-sekolah yang rusak akibat bencana juga masih berlangsung.

Penyediaan hunian tetap dan hunian sementara bagi warga terdampak masih berjalan sesuai rencana, meski beberapa wilayah membutuhkan percepatan.

“Kemudian juga pembangunan kembali sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan, termasuk juga hunian, hunian tetap dan hunian sementara yang saya kira masih dalam progres dan masih on track,” katanya.

“Memang beberapa tempat memang harus kita lakukan akselerasi, tapi saya kira semua itu bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan,” sambungnya.

Ia pun kemudian menekankan untuk tetap melakukan koordinasi sesering mungkin serta segera membuat rencana mitigasi untuk ke depannya.

“Saya kira koordinasi yang harus kita lakukan juga harus semakin sering, dan yang penting adalah bahwa bagaimana upaya-upaya dan perencanaan-perencanaan mitigasi bencana ini bisa kita lakukan,” kata dia.