Pria Jadi Korban Jambret Saat Bersepeda di Menteng: HP Raib, Polisi Selidiki

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Jambret. Foto: tawanroong/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jambret. Foto: tawanroong/Shutterstock

Seorang pria mengaku menjadi korban penjambretan saat bersepeda di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (25/8). Korban menyebut ponselnya dirampas dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor tanpa pelat nomor.

Dalam unggahannya di media sosial, korban mengaku peristiwa itu terjadi saat dirinya berhenti di pinggir jalan untuk mengecek maps.

Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan, pihaknya sudah mengecek lokasi kejadian pada 25 Agustus 2026.

"Benar hari Selasa Pagi Tanggal 25 Agustus 2026 sekitar jam 08.00 WIB, SPK team 2 berikut Reskrim Unit III sudah melakukan cek TKP terkait Jambret yang dimaksud namun sampai saat ini Pelapor belum datang ke Polsek untuk membuat LP (Laporan Polisi)," kata Braiel saat dikonfirmasi kumparan, Selasa (1/9).

Meski korban belum membuat laporan polisi, Braiel memastikan pihaknya tetap melakukan penyelidikan.

"Iya kita tetap proaktif lakukan upaya penyelidikan terhadap pelaku," kat dia.

Pihak Polsek Menteng juga melakukan patroli sebagai upaya pencegahan kasus serupa.

"Pihak Polsek selalu dan terus berupaya untuk mencegah terjadinya jambret dengan cara patroli rutin, selain itu kami mengimbau masyarakat untuk selalu mawas diri apabila menggunakan HP di pinggir jalan tidak berikan ruang kesempatan untuk para pelaku beraksi," jelasnya.

Dalam video tersebut, korban menyebut telah melacak keberadaan ponselnya yang berpidah-pindah dari Johar baru hingga berakhir di ITC Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Terkait hal itu, Kapolsek meminta korban untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Berkenan korban bisa berkoordinasi dengan personel kami," pungkasnya.