Resmikan JEFF 2026, Pram Dorong Gerakan Pilah Sampah Jadi Role Model Nasional

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka Jakarta Eco Future Fest 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka Jakarta Eco Future Fest 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka Jakarta Eco Future Fest (JEFF) 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/7).

Dalam sambutannya, Pramono mendorong Gerakan Pilah Sampah yang tengah digalakkan Pemprov DKI Jakarta menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Itulah yang menjadi kekuatan dan mudah-mudahan aksi nyata dampak terasa sebagai Gerakan Pilah Sampah ini di Jakarta bisa menjadi role model bagi daerah-daerah lainnya,” ujar Pramono.

Pramono mengatakan, JEFF 2026 yang mengusung tema “Aksi Nyata, Dampak Terasa” menjadi momentum memperkuat gerakan pengelolaan sampah di tengah persiapan Jakarta menyambut usia ke-500 tahun pada 2027 mendatang.

“Gerakan Pilah Sampah ini sudah menjadi gerakan di Jakarta. Bahkan kita sudah memecahkan rekor 6.000 yang berpartisipasi di dalam eco enzyme. Dan ini luar biasa. Mungkin belum pernah terjadi di Republik ini,” kata Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka Jakarta Eco Future Fest 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Ia menilai antusiasme masyarakat terhadap gerakan tersebut menjadi modal penting untuk mengubah budaya pengelolaan sampah di ibu kota.

Pramono mengungkapkan, tingginya partisipasi masyarakat juga terlihat sejak diterbitkannya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Bahkan, ia berkelakar aturan tersebut juga diterapkan secara ketat di rumahnya oleh sang istri, Endang Nugrahani.

Warga memilah sampah dari rumah sebelum disetorkan ke Bank Sampah Bumi Lestari, Srengseng, Jakarta Barat, Minggu (17/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

“Saya yang membuat Ingub yang mengatur dibagi empat, dan ternyata istri saya lebih dari yang saya perkiraan. Kalau saya langsung buang plastik bekas saus, istri saya bilang, ‘Kamu yang membuat Ingub, harus kamu cuci dulu plastiknya’,” ucapnya sambil disambut tawa yang hadir.

Menurut Pramono, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan sampah di Jakarta. Karena itu, Pemprov DKI akan terus melanjutkan kampanye pemilahan sampah agar menjadi kebiasaan sehari-hari warga.

“Saya berharap betul Gerakan Pilah Sampah ini menjadi gaya hidup yang ada di Jakarta ini,” katanya.

Jakarta Eco Future Fest 2026 digelar mulai 3-4 Juli 2026 di Halaman Balai Kota DKI Jakarta. Berbagai acara dihadirkan, mulai Talkshow Workshop, hingga Awards.

Dalam pembukaan JEFF 2026, turut hadir Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dudi Gardesi Asikin, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Afan Adriansyah Idris, hingga sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.