Sempat Padam, Kebakaran Kontrakan-Bedeng di Denpasar Kembali Nyala

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Situasi kebakaran di areal Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat. Tampak api makin membesar pada pukul 20.45 WITA, Selasa (1/9/2026). Foto: Sandra Gisela/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Situasi kebakaran di areal Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat. Tampak api makin membesar pada pukul 20.45 WITA, Selasa (1/9/2026). Foto: Sandra Gisela/kumparan

Kebakaran yang berada di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Bali, kembali menyala usai sempat padam.

Berdasarkan pantauan kumparan pukul 22.00 WITA, api kian membara. Petugas masih berusaha memadamkan api.

Sebelumnya api sempat padam pukul 15.00 WIB. Namun, titik api kembali menyala di antara tumpukan sampah pada 16.00 WITA.

Kebakaran lalu meluas dan menyambar bangunan bedeng yang masih berdiri pada pukul 19.00 WITA.

Situasi kebakaran di areal Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat. Tampak api makin membesar pada pukul 20.45 WITA, Selasa (1/9/2026). Foto: Sandra Gisela/kumparan

Amar, seorang warga di lokasi, mengatakan api sudah membesar sejak pukul 17.30 WITA. Dia melihat api merambat dari tumpukan sampah hingga ke sisa puing-puing yang semula sudah berhasil dipadamkan oleh pemadam kebakaran.

"Nyala lagi sampai sekarang ini. Merambat dia, jalan ke barat dari ujung," kata Amar ketika dijumpai kumparan di lokasi pada Selasa (1/9).

Amar berada di posko bersama dengan warga lainnya yang kehilangan tempat tinggal. Dia berkata, tempat tersebut semula adalah gudang yang digunakan oleh para pemulung. Terdapat pula bangunan indekos di sekitar sana.

Kondisi kebakaran di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Bali, Selasa (1/9/2026). Foto: Sandra Gisela/kumparan

Namun, bangunan tersebut sudah rata dengan tanah sejak Senin (31/9) pukul 22.30 WITA, ketika api menyambar untuk pertama kalinya. Amar tidak bisa menyelamatkan satu barang pun, kecuali keluarga dan pakaian yang melekat pada badannya.

"Sekarang kami mendapat bantuan, katanya mau dibuat tenda di sini untuk kami bermalam," kata dia.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Leonardo David Simatupang, mengatakan tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam peristiwa ini.