Viral QRIS Warung Diduga untuk Top Up Judol, Warga Ngaku Nyaris Jadi Korban

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi judi online. Foto: Syawal Darisman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi judi online. Foto: Syawal Darisman/kumparan

Seorang warga bernama Kevin mengaku menemukan kode QRIS di sebuah warung yang diduga mengarah ke situs top up judi online (judol).

Kevin mengatakan, peristiwa itu terjadi saat ia mampir ke warung untuk membeli minuman dan sejumlah keperluan lain. Dengan total belanja sekitar Rp 20 ribu, ia berniat membayar menggunakan QRIS karena tidak membawa uang tunai.

Namun, Kevin menyadari ada kejanggalan ketika memindai kode QR yang diberikan penjaga warung. Alih-alih membuka halaman pembayaran QRIS seperti biasanya, kode tersebut justru mengarah ke sebuah situs yang mencurigakan.

"Karena kebetulan enggak bawa uang cash, aku bilang mau bayar pakai QRIS. pas aku scan QRIS yang dikasih, untungnya aku sadar ada yang aneh QRISnya itu di web,” kata Kevin kepada kumparan, Rabu (14/10).

Ia kemudian mencoba membuka tautan tersebut melalui E-wallet sembari merekam layar. Saat itu, Kevin mengaku sengaja berpura-pura mengalami kendala agar tidak melanjutkan transaksi menggunakan rekening utamanya.

Ilustrasi pembayaran melalui QRIS atau QR Code. Foto: Shutterstock

"Ternyata benar, tautannya malah mengarah ke situs yang mencurigakan, bukan halaman pembayaran QRIS seperti biasanya. karena takut rekening utamaku kenapa-kenapa, akhirnya aku memutuskan buat bayar cash aja dengan minjam uang temanku," ujarnya.

Kevin membenarkan bahwa tautan tersebut diduga digunakan untuk mengisi saldo judi online.

"Iya betul, itu buat top up judol," kata Kevin.

Menurut Kevin, kode tersebut tampaknya mengarah ke situs judol. Ia juga melihat adanya keterangan menit pembayaran pada kode tersebut.

"Soalnya di barcode itu juga ada menit pembayaran," ujarnya saat ditanya apakah transaksi tersebut bisa langsung masuk ke akun penjual.

Kevin mengaku belum sempat melakukan pembayaran melalui tautan tersebut. Ia juga menyebut kejadian itu merupakan pengalaman pertamanya menemukan QRIS yang mencurigakan, sekaligus pertama kalinya berbelanja di warung tersebut.

Setelah mencari informasi lebih lanjut, Kevin mengaku khawatir transaksi semacam itu dapat menimbulkan masalah bagi pemilik rekening. Ia juga membaca sejumlah balasan pengguna Threads yang menceritakan pengalaman serupa.

Selain itu, Kevin mengatakan sempat mengalami kendala saat mencoba masuk ke akun Instagram dan Threads pada pagi harinya.

"Karena jujur aja aku masih kaget mereka hampir retas akun aku, bahkan sampe sekarang aku enggak bisa login threads," ujarnya.