Wapres Gibran Buka PENAS XVII 2026, Sebut Petani Garda Kemandirian Pangan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat membuka Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di GOR David Tony, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026). Foto: Dok. Setwapres
zoom-in-whitePerbesar
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat membuka Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di GOR David Tony, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026). Foto: Dok. Setwapres

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan, petani dan nelayan merupakan garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

"Terima kasih para petani dan nelayan, garda terdepan kemandirian pangan" ujar Gibran saat membuka Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di GOR David Tony, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6).

Gibran menyampaikan, kemandirian pangan menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Wapres Gibran Rakabuming Raka saat membuka Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di GOR David Tony, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026). Foto: Dok. Setwapres

"Kemandirian pangan ini seperti yang kita ketahui adalah salah satu program prioritas dari Bapak Presiden. Apalagi di tengah konflik geopolitik, perang dagang, perang tarif, negara tidak boleh terlalu bergantung dengan negara lain," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga memberikan ruang bagi perwakilan petani dan nelayan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, di antaranya kebutuhan perbaikan irigasi, pendangkalan pelabuhan, distribusi bahan bakar bagi nelayan, serta kebutuhan sarana pascapanen seperti dryer dan rice milling unit (RMU).

Menanggapi aspirasi tersebut, Gibran meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk segera mengambil langkah tindak lanjut.

Wapres Gibran Rakabuming Raka saat membuka Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di GOR David Tony, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026). Foto: Dok. Setwapres

"Mohon ini nanti Pak Menteri, Wamen, semua yang ada di sini, mohon untuk segera ditindaklanjuti. Tadi ada masalah irigasi, masalah solar, masalah dryer, RMU, dan masalah-masalah yang lain. Ini coba nanti setelah acara ini segera ditindaklanjuti ya Pak Menteri ya," ujar dia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam laporannya menyampaikan bahwa Indonesia mencatatkan peningkatan produksi pangan tertinggi kedua di dunia pada 2025 setelah Brasil. Ia juga menyebut stok pangan nasional saat ini mencapai 5,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

"Target swasembada empat tahun, alhamdulillah kita capai satu tahun dan tercepat sepanjang sejarah," kata Amran.

Pembukaan PENAS XVII ditandai dengan pemukulan polopalo, alat musik tradisional khas Gorontalo, oleh Wapres didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Anggota DPR RI Rachmat Gobel, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, serta sejumlah pejabat terkait.

Wapres Gibran Rakabuming Raka saat membuka Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di GOR David Tony, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026). Foto: Dok. Setwapres

Usai membuka acara, Wapres meninjau gelar teknologi pertanian dan perikanan untuk melihat berbagai inovasi yang dikembangkan untuk mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sektor pertanian serta perikanan nasional.

Turut hadir dalam pembukaan PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 antara lain Anggota DPR RI Hanan Rozak, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Direktur Utama Perum Bulog Rizal Ramli, para gubernur, wakil gubernur, dan bupati.