10 Contoh Alat Kriya Kayu dan Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karya seni berbahan dasar kayu sering disebut dengan kriya kayu. Untuk membuatnya diperlukan peralatan tertentu. Ada 10 contoh alat kriya kayu dan fungsinya yang perlu diketahui pemula untuk bisa menghasilkan karya yang bagus.
Sebelum membuat karya seni dari kayu, mengenal peralatannya merupakan hal yang wajib dilakukan. Tujuannya agar proses pembuatan karya menjadi semakin mudah karena telah mengetahui fungsi dari masing-masing alat.
10 Contoh Alat Kriya Kayu dan Fungsinya yang Perlu Diketahui Pemula
Mengutip dari buku Pengantar Studi Kebudayaan, Prof. Dr. Alo Liliweri (2019:394), kriya kayu adalah suatu bidang kriya yang pekerjaannya membuat benda yang mempunyai nilai fungsional maupun hias dengan menggunakan bahan kayu.
Contoh kriya kayu misalnya topeng, wayang golek, furnitur, patung dan hiasan ukir-ukiran. Berikut ini 10 contoh alat kriya kayu dan fungsinya yang perlu diketahui oleh pemula.
1. Pahat
Pahat merupakan alat khusus yang bisa digunakan untuk memahat atau membentuk kayu menjadi bentuk yang diinginkan.
2. Gergaji Kayu
Gergaji kayu digunakan untuk memotong kayu sesuai dengan ukuran yang diperlukan. Jika menggunakan gergaji, maka hasil potongan kayunya masih dalam kondisi kasar.
3. Pengikis (Pengkerot)
Pengikis digunakan untuk mengikis serat-serat kayu yang membuatnya tidak merata atau menonjol. Dengan dikikis, maka kayu jauh lebih mudah diratakan dan dibentuk.
4. Pisau (Ladik)
Pisau digunakan untuk memotong bagian kayu yang kecil sehingga tidak perlu menggunakan gergaji. Namun, pisau hanya bisa digunakan untuk memotong kayu dengan ukuran yang terbatas.
5. Parang (Batek)
Parang digunakan untuk membacok kayu dari pohonnya. Dengan kekuatan dan ayunan yang bertenaga, kayu bisa lepas dari pohonnya hanya dengan menggunakan parang.
6. Amplas
Amplas digunakan untuk menghaluskan permukaan kayu agar menjadi halus dan rata. Dengan diamplas, maka kayu akan aman jika menyentuh kulit.
7. Palu (Pengetok)
Palu digunakan untuk mengetuk kayu, misalnya untuk menancapkan paku pada kayu agar bisa bersatu dengan bagian lainnya dan sebagainya.
8. Kuas
Kuas juga menjadi alat kriya kayu yang digunakan untuk membersihkan permukaan kayu dari serpihan potongan kayu yang mengganggu setelah proses pembentukan maupun penggergajian. Kuas juga bisa digunakan untuk memulaskan cat pada kayu.
9. Kompresor
Kompresor digunakan untuk membantu proses pengecatan agar hasilnya lebih merata. Dengan metode tertentu, hasil kriya kayu akan lebih tampak smooth warnanya.
10. Spet Suntikan
Spet suntikan berguna untuk menyiram kayu dengan cat jika ingin mendapatkan gradasi warna tertentu.
10 contoh alat kriya kayu dan fungsinya yang telah dijelaskan di atas merupakan peralatan yang bisa digunakan untuk membuat kerajinan. Pemula perlu memahami jenis alat dan fungsinya agar lebih mudah dalam menggunakannya. (IMA)
Baca juga: 3 Contoh Seni Secara Umum dan Fungsinya
