Konten dari Pengguna

10 Contoh Ancaman Non Militer dan Pengertiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh ancaman non militer. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh ancaman non militer. Sumber: www.unsplash.com

Ancaman non militer merupakan jenis ancaman yang tidak menggunakan kekuatan senjata, melainkan melibatkan berbagai aspek seperti ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi, informasi, dan keselamatan publik. Salah satu contoh ancaman non militer di bidang politik adalah korupsi.

Menurut buku Bahan Ajar Strategi Pertahanan, Kolonel Tek. Dr. Ir. Hikmat Zakky Almubaroq, S.Pd., M.Si., ‎ M. Irvan Gunawan, ‎ Deni Ahmad (2020:16), ancaman non militer dapat mengganggu dan melemahkan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Contoh Ancaman Non Militer terhadap Keselamatan Negara

Ilustrasi contoh ancaman non militer. Sumber: www.unsplash.com

Ancaman ini memang tidak berbentuk fisik sehingga tidak dapat ditangani secara langsung dengan menggunakan pendekatan kekuatan pertahanan yang bersifat hard-power.

Dipastikan, ancaman non militer jika dibiarkan dan tidak terkendali, dapat menyebabkan dampak yang serius terhadap keamanan dan keselamatan suatu negara.

Seperti apa contoh ancaman non militer yang membahayakan ini? Berikut penjelasannya.

1. Cyber Warfare

Ancaman ini melibatkan serangan terhadap infrastruktur teknologi informasi suatu negara, termasuk serangan terhadap sistem keamanan dan jaringan komputer pemerintah atau perusahaan.

Cyber warfare dapat menyebabkan kerugian besar dalam hal kerahasiaan data, stabilitas ekonomi, dan fungsi pemerintahan.

2. Propaganda dan Informasi Palsu

Penyebaran berita palsu atau propaganda oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mempengaruhi opini publik, menciptakan ketidakstabilan politik, dan merusak hubungan antarnegara.

3. Krisis Ekonomi

Ancaman ekonomi seperti krisis keuangan global, resesi, atau manipulasi pasar dapat mengganggu stabilitas suatu negara dan menyebabkan ketidakpastian dalam kebijakan ekonomi.

4. Sanksi Ekonomi

Negara atau kelompok negara dapat menggunakan sanksi ekonomi sebagai alat tekanan untuk memengaruhi kebijakan politik suatu negara lain. Sanksi tersebut dapat berupa pembatasan perdagangan, investasi, atau pembekuan aset.

5. Kriminalitas Transnasional

Ancaman dari kejahatan transnasional seperti perdagangan narkoba, perdagangan manusia, dan pencucian uang dan korupsi dapat mengganggu ketertiban sosial, ekonomi, dan politik suatu negara.

6. Krisis Lingkungan

Perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan bencana alam dapat mengakibatkan konflik internal maupun antarnegara terkait sumber daya alam, migrasi, dan kerugian ekonomi.

7. Ketegangan Sosial

Ketidaksetaraan sosial, ketidakadilan, dan konflik antarkelompok dalam masyarakat dapat menyebabkan ketegangan yang dapat mengganggu stabilitas politik dan sosial.

8. Radikalisasi dan Ekstremisme

Penyebaran ideologi radikal dan ekstremisme dapat mengancam keamanan dalam negeri suatu negara dengan memicu konflik antaragama, antar-etnis, atau antar-kelompok politik.

9. Ancaman Kesehatan Global

Penyebaran penyakit menular, wabah, atau pandemi seperti yang terjadi pada virus Covid-19 dapat mengganggu stabilitas sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau wilayah.

10. Konflik Sumber Daya

Persaingan atas sumber daya alam seperti air, minyak, atau gas dapat menyebabkan konflik antarnegara atau konflik internal yang berpotensi mengancam perdamaian dan kestabilan regional.

Baca juga: 7 Contoh Kalimat Invitation beserta Arti dalam Bahasa Inggris

Contoh ancaman non militer ini menunjukkan tantangan besar dari keamanan yang dihadapi oleh suatu negara dalam era globalisasi.

Tentunya, sangat penting bagi pemerintah, organisasi internasional, dan masyarakat internasional untuk bekerja sama dalam menghadapi dan mengatasi berbagai bentuk ancaman ini guna menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bersama.(VAN)