10 Contoh Bela Negara Non Fisik yang Bisa Diterapkan Siswa

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi siswa mengetahui contoh bela negara non fisik sangatlah penting. Hal tersebut bisa membantu siswa memahami berbagai cara untuk berpartisipasi dalam menjaga dan membangun bangsa, selain melalui tindakan fisik seperti militer.
Bela negara bisa diartikan sebagai tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh cinta tanah air untuk menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara. Bela negara adalah tanggung jawab bersama seluruh warga negara Indonesia.
Contoh Bela Negara Non Fisik yang Bisa Diterapkan Siswa
Kesadaran bela negara perlu ditanamkan sejak dini guna menangkal berbagai potensi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik dari luar maupun dari dalam negeri. Bela negara tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi juga bisa dilakukan secara nonfisik.
Dikutip dalam buku Pendidikan Kewarganegaraan oleh Dr. Damri, M.Pd dan Fauzi Eka Putra, MIKom. (2020:277), bela negara secara non fisik dapat didefinisikan sebagai segala uapaya untuk mempertahankan NKRI dengan cara meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, menanamkan kecintaan terhadap tanah air serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara.
Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam bela negara nonfisik. Contohnya seperti siswa yang merupakan generasi penerus bangsa yang akan memimpin dan berkontribusi dalam pembangunan negara di masa depan.
Oleh karena itu, siswa memiliki peran penting dalam bela negara nonfisik. Contoh bela negara non fisik yang bisa diterapkan oleh siswa di antaranya yaitu:
Mengikuti upacara bendera dengan tertib: Seperti datang tepat waktu, berpakaian rapi, berdiri tegak dengan sikap hormat, hingga mengikuti aba-aba dari pemimpin upacara.
Mengikuti kegiatan positif: Misalnya, mengikuti OSIS, Pramuka, PMR, atau kegiatan ekstrakurikuler lainnya, serta lomba yang bermanfaat bagi diri sendiri dan sekolah.
Menjunjung tinggi simbol negara: Seperti menghormati bendera, lagu kebangsaan, dan lambang negara.
Menaati peraturan di sekolah: Datang dengan tepat waktu, melaksanakan piket kelas, serta menghindari segala tindakan yang melanggar peraturan, hukum, dan norma sosial yang ada di sekolah.
Menghargai perbedaan: Tidak membeda-bedakan teman dan mengembangkan sikap toleransi di sekolah.
Mengembangkan potensi diri: Belajar dengan rajin, mengembangkan bakat dan minat, serta meraih prestasi.
Melestarikan budaya Indonesia: Mempelajari dan menjaga budaya daerah, serta menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah dengan benar.
Berpartisipasi aktif dalam pemilu: Jika sudah memenuhi syarat, siswa bisa mengikuti pemilu untuk memilih pemimpin yang baik.
Mencintai produk dalam negeri: Membeli dan menggunakan produk-produk Indonesia, dan mempromosikan produk dalam negeri di media sosial.
Berhati-hati terhadap informasi palsu: Tidak mudah percaya pada berita bohong atau informasi yang menyesatkan. Jika terindikasi informasi palsu bisa melaporkannya kepada platform yang bersangkutan.
Dengan mengetahui 10 contoh bela negara non fisik di atas, siswa bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. (MRZ)
Baca juga: 3 Contoh Bela Negara Secara Fisik
