10 Contoh Benda Kongruen dan Sebangun dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh benda kongruen dan sebangun merupakan bukti bahwa matematika dapat dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Materi tentang bentuk-bentuk benda yang membingungkan dapat dipahami dengan melihat contoh-contoh konkret.
Ilmu pengetahuan merupakan jawaban dari banyak hal yang ada di keseharian manusia. Karena itu, dalam mencari contoh benda dengan bentuk-bentuk tertentu cukup dengan mengamati sekitar.
Contoh Benda Kongruen dan Sebangun
Kongruen dan sebangun merupakan istilah yang digunakan untuk membahas bangun dalam ilmu matematika. Materi tersebut juga dikenal dengan istilah kekongruenan dan kesebangunan sebuah benda.
Kongruen dan sebangun sering dibahas bersamaan karena sepintas benda-benda yang mewakili kedua istilah tersebut hampir sama. Tapi setelah dilihat lebih lanjut, ada kondisi yang berbeda.
Untuk memahami lebih lanjut, berikut adalah contoh benda kongruen dan sebangun berdasarkan definisi yang dikutip dari Matematika untuk Kelas IX, Wahyudin Djumanta dan Kawan-kawan (2008:5).
1. Benda Kongruen
Benda kongruen adalah benda yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Benda yang kongruen sudah pasti sebangun.
Contoh:
Ubin yang bagus untuk lantai rumah adalah yang memiliki bentuk dan ukuran sama persis. Jika menghendaki pola tertentu, yang biasanya diletakkan di bagian tepi maka ubin harus digerinda.
Genting harus kongruen agar bisa dipasang dengan rapi sehingga terlihat bagus dan air tidak bisa menyusup.
Piring satu set di Indonesia biasanya berisi 6 atau 12 (lusinan) dengan bentuk, corak dan ukuran yang sama.
Uang logam Rp500 dalam satu plastik semuanya kongruen.
Botol air mineral 600 ml dari merek yang sama akan memiliki bentuk dan ukuran yang sama juga.
2. Benda Sebangun
Dua buah benda dikatakan sebangun jika panjang sisi-sisi yang bersesuaian dari kedua bangun itu memiliki perbandingan yang senilai dan sudut-sudut yang bersesuaian dari kedua bangun itu sama besar. Benda yang sebangun belum tentu kongruen.
Contoh:
Pas foto 2x3 dan pas foto 4x6.
Bola basket dan bola voli memiliki bentuk yang sama tapi ukuran berbeda.
Bangunan dengan ukuran asli dan maket yang merupakan miniaturnya.
Mobil ukuran asli dan miniaturnya, yang biasanya dikoleksi penggemar otomotif.
Peta menggunakan skala agar benar-benar mewakili wilayah yang dipetakan.
Baca juga: Rumus Layang-layang dalam Matematika dan Contoh Soalnya
Itulah contoh benda kongruen dan sebangun di kehidupan sehari-hari. Ingatan terhadap suatu materi matematika akan lebih awet jika dikaitkan dengan keseharian. (lus)
