Konten dari Pengguna

10 Contoh Ikatan Kimia Beserta Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Ikatan Kimia. Sumber: Unsplash/Terry Vlisidis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Ikatan Kimia. Sumber: Unsplash/Terry Vlisidis

Pada mata pelajaran kimia terdapat salah satu materi yang mempelajari mengenai ikatan kimia. Salah satu contoh ikatan kimia adalah karbondioksida yang dibentuk dari ikatan kovalen. Ikatan kimia dapat terjadi dengan beberapa jenis ikatan.

Ikatan kimia adalah gaya yang mengikat atom-atom dalam unsur senyawa. Ikatan ini adalah hasil dari interaksi antarmolekul yang kuat di antara atom-atom suatu molekul.

Pengertian Ikatan Kimia

Ilustrasi Contoh Ikatan Kimia. Sumber: Unsplash/Hans Reiners

Mengutip buku Cara Cepat Kuasai Konsep Kimia dalam 8 Jam karya Agus Kamaludin (2010:32) ikatan kimia menggambarkan cara atom-atom bergabung membentuk molekul atau gabungan ion. Contoh ikatan kimia lain yang sering ditemukan adalah alumunium foil.

Tujuan pembentukan ikatan kimia adalah agar terjadi kestabilan suatu unsur. Elektron yang berperan dalam pembentukan ikatan kimia adalah elektron valensi. Cara terjadinya ikatan kimia adalah dengan serah terima elektron atau penggunaan elektron bersama-sama.

Semakin kuat suatu ikatan kimia, senyawa yang terproduksi pun semakin stabil. Sebaliknya, semakin lemah ikatan kimianya maka senyawa yang terbentuk pun semakin tidak stabil dan memungkinkan terjadi reaksi hingga stabil.

Jenis Ikatan Kimia

Ilustrasi Contoh Ikatan Kimia. Sumber: Unsplash/Vedrana Filipovic

Berdasarkan dengan konfigurasi elektron yang terjadi karena adanya pembentukan ikatan, terdapat empat jenis ikatan kimia. Masing-masing jenis itu memiliki contoh ikatan kimia tersendiri. Seperti ikatan ionik yang contohnya adalah garam.

1. Ikatan Ionik

Ikatan ini terjadi karena adanya gaya tarik-menarik elektrostatis antara ion positif dan ion negatif dalam suatu senyawa kimia. Ikatan ionik ini biasa disebut dengan ikatan elektrovalen. Ikatan ionik hanya dapat terjadi antar unsur-unsur yang memiliki perbedaan keelektronegatifan cukup besar.

2. Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen terjadi ketika pemakaian bersama pasangan elektron dari masing-masing atom yang berikatan. Ketika ikatan kovalen terjadi, maka kedua atom yang berikatan tersebut akan tertarik pada pasangan elektron yang sama.

3. Ikatan kovalen koordinasi

Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan yang memakai pasangan elektron bersama, namun elektronnya hanya berasal dari salah satu atom.

4. Ikatan Logam

Ikatan ini terbentuk karena adanya gaya tarik-menarik dari inti atom logam dengan lautan elektron. Atom logam memiliki elektron valensi yang relatif kosong, hal itu dikarenakan jumlah atomnya yang sedikit. Sehingga, ada perpindahan elektron antara satu atom ke atom yang lain.

Contoh Ikatan Kimia

Ilustrasi Contoh Ikatan Kimia. Sumber: Unsplash/Chromotograph

Setelah mengetahui mengenai jenis-jenis ikatan kimia. Agar lebih memahami mengenai materi ikatan kimia, berikut adalah beberapa contoh ikatan kimia yang dihasilkan dari gaya tarik-menarik antara atom dengan elektron.

  • Natrium Klorida

  • Alumunium Foil

  • Garam

  • Magnesium

  • Kalsium Florida

  • Karbondioksida

  • Tembaga

  • Kawat

  • Logam

  • Air

Baca Juga: Pengertian Elektrometri, Spektrofotometri, dan Kromatografi dalam Kimia

Demikianlah beberapa contoh ikatan kimia beserta dengan penjelasannya yang mudah dimengerti oleh siswa. Dengan mempelajari ikatan kimia, tentu akan membuat siswa lebih memahami sains dan materi ikatan kimia. (BAI)