10 Contoh Kalimat Bioindikator dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bioindikator adalah kata benda atau nomina dalam Bahasa Indonesia yang penggunaannya perlu diperhatikan. Siswa bisa membuat berbagai contoh kalimat bioindikator sesuai dengan arahan dari guru agar tidak salah.
Selain itu, bioindikator adalah kelompok organisme yang memiliki hubungan satu sama lain di lingkungan tertentu. Perilaku dari bioindikator tersebut bisa digunakan untuk petunjuk atau uji kuantitatif.
Pengertian Bioindikator
Mengutip dari buku Biologi Lingkungan, Efri Roziaty dkk, (2017:147), pengertian bioindikator berasal dari dua kata yaitu bio yang artinya makhluk hidup seperti hewan, tumbuhan, dan mikroba serta indikator yang berarti variabel yang bisa dimanfaatkan untuk uji kuantitatif.
Bioindikator bisa dibagi menjadi dua yaitu bioindikator pasif dan bioindikator aktif yang memiliki peranan masing-masing. Bioindikator pasif adalah spesies organisme atau penghuni asli dari suatu habitat.
Sedangkan bioindikator aktif adalah jenis bioindikator yang memiliki tingkat sensitivitas tinggi terhadap berbagai jenis polutan.
Contoh Kalimat Bioindikator
Bioindikator bisa dijadikan sebagai kalimat dalam Bahasa Indonesia yang memiliki makna tertentu. Di bawah ini beberapa contoh kalimat bioindikator yang bisa dijadikan referensi oleh siswa.
Cacing tanah bisa digunakan sebagai bioindikator untuk menentukan tingkat kesuburan tanah tersebut.
Reptil memiliki peranan yang penting dalam rantai makanan karena berperan sebagai bioindikator lingkungan.
Bintang laut bisa dijadikan sebagai indikator yang menentukan kebersihan dari air laut.
Memelihara ikan mas di rumah memiliki banyak manfaat salah satunya adalah sebagai bioindikator untuk air bak di rumah.
Katak dan capung adalah hewan yang bisa dijadikan sebagai bioindikator untuk menentukan lingkungan yang baik.
Kepekaan makhluk hidup terhadap polusi memungkinkan untuk berperan sebagai indikator mengenai pencemaran terumbu karang di laut.
Bioindikator adalah organisme seperti bakteri, lumut, dan burung yang hidup di alam bebas.
Hiu epaulette bisa disebut sebagai bioindikator yang penting di Great Barrier Reef dan menunjukkan keunggulan dari aktivitas konservasi.
Penguin adalah makhluk hidup yang dianggap sebagai bioindikator penting dan ideal terkait perubahan lingkungan dan ekosistem di wilayah subtropis.
Sungai Brantas menjadi bioindikator terkait pencemaran air di lingkungan sungai di Provinsi Jawa Timur.
Semua contoh kalimat bioindikator di atas bisa dijadikan sebagai referensi bagi siswa untuk membuat kalimat serupa karena tugas dari guru. (GTA)
Baca Juga: 20 Contoh Kalimat Membran dalam Bahasa Indonesia
