10 Contoh Kalimat Mayor, Pengertian, dan Ciri-cirinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam bahasa Indonesia, terdapat beberapa jenis kalimat yang bisa dipelajari saat duduk di bangku sekolah salah satunya kalimat mayor. Umumnya, contoh kalimat mayor terdiri dari klausa yang lengkap, sekurang-kurangnya memiliki unsur subjek dan predikat.
Pada dasarnya, kalimat dijadikan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan gagasan dan pikiran kepada orang lain. Dengan adanya pemahaman mengenai contoh kalimat tersebut, maka seseorang akan dimudahkan dalam menyusun kalimat mayor yang baik dan benar.
Pengertian dan Ciri-ciri Kalimat Mayor
Dikutip dari buku Intisari Bahasa Indonesia untuk SMA, Diana Nababan (hal 101), kalimat mayor adalah kalimat yang sekurang-kurangnya mengandung dua unsur pusat, dapat berupa S-P, S-P-O, atau S-P-O-K.
Kata keterangan dan objek pada kalimat ini bersifat opsional. Hal ini disebabkan karena inti kalimatnya dapat dipahami meskipun hanya subjek dan predikat.
Kalimat mayor sendiri bisa diketahui dari melihat ciri-cirinya saja. Adapun ciri-ciri kalimat mayor bisa dipahami sebagai berikut ini.
Sekurang-kurangnya kalimat mayor terdiri atas dua unsur, yakni subjek dan predikat.
Makna yang terkandung dalam kalimat mayor lebih diutamakan.
Kalimat ini termasuk kalimat paling sederhana dalam bahasa Indonesia.
Hanya menggunakan dua pola kalimat.
Contoh Kalimat Mayor dalam Bahasa Indonesia
Kalimat mayor dapat dikenali dengan mudah. Pasalnya, kalimat ini dapat berupa S-P, S-P-O, S-P-Pel, S-P-Ket, atau S-P-O-K. Adapun contoh kalimat mayor dan penjelasannya dalam bahasa Indonesia bisa dipahami sebagai berikut ini.
Saya mengantuk. (Subjek: saya, predikat: mengantuk).
Adik sedang membaca. (Subjek: adik, predikat: sedang membaca).
Pak Imam sedang cuti. (Subjek: pak Imam, predikat: sedang cuti).
Pak Budiman sedang menulis surat. (Subjek: pak Budiman, predikat: sedang menulis, objek: surat).
Laila sedang menyirami tanaman. (Subjek: Laila, predikat: sedang menyirami, objek: tanaman).
Bu Irma sedang makan buah mangga. (Subjek: bu Irma, predikat: sedang makan, objek: buah mangga).
Saya meminjam novel dari perpustakaan. (Subjek: Saya, predikat: meminjam, objek: novel, keterangan: dari perpustakaan).
Bu Ijah mengambil bunga di kebun. (Subjek: bu Ijah, predikat: mengambil, objek: bunga, keterangan: di kebun).
Romi bermain layangan di lapangan. (Subjek: Romi, predikat: bermain, objek: layangan, keterangan: di lapangan).
Budi membeli mainan di toko. (Subjek: Budi, predikat: membeli, objek: mainan, keterangan: di toko).
Baca juga: 2o Contoh Kalimat Versi dalam Bahasa Indonesia
Itu dia contoh kalimat mayor dalam bahasa Indonesia yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam menyusun sebuah kalimat. Semoga bermanfaat. (NTA)
