10 Contoh Kalimat Pangajak dalam Bahasa Sunda

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalimat pengajak atau dalam bahasa Sunda disebut dengan ukara pangajak adalah kalimat yang berisi ajakan untuk melakukan sesuatu. Terdapat banyak contoh kalimat pangajak Bahasa Sunda yang sering diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kata pangajak berasal dari kata ajak yang artinya adalah mengajak. Materi mengenai kalimat pangajak sudah diajarkan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini agar penggunaan bahasa daerah tetap lestari.
Pengertian Bahasa
Bahasa adalah alat komunikasi dua arah yang digunakan untuk berinteraksi sehari-hari. Mengutip dari buku Ragam Bahasa di Indonesia, Yuni Handayani, (1), pengertian bahasa dalam linguistik adalah sistem lambang bunyi yang digunakan oleh masyarakat.
Tujuan penggunaan bahasa adalah untuk berinteraksi, bekerja sama, dan mengidentifikasi diri. Di Indonesia, masyarakat tidak hanya menggunakan bahasa Indonesia saja, melainkan juga bahasa daerah seperti bahasa Sunda.
Bahasa daerah memiliki kontribusi yang besar dan terus dilestarikan sampai saat ini. Fungsi bahasa daerah adalah.
Sumber kebahasaan untuk memperkaya bahasa Indonesia.
Menjadi pelengkap bahasa Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat daerah.
Pendukung bahasa Indonesia.
Sebagai bahasa pengantar atau permulaan di sekolah sehingga memudahkan proses pelajaran.
Adapun Bahasa Sunda berhasil mencapai angka 6.14% dalam pengembangan kosa kata bahasa daerah ke bahasa Indonesia.
Contoh Kalimat Pangajak
Ada banyak hal yang bisa dipelajari siswa dengan bahasa Sunda, salah satunya adalah membuat kalimat ajakan. Di bawah ini ada beberapa contoh kalimat pangajak beserta artinya yang bisa dijadikan sumber pembelajaran.
Urang dagang comro yu. (Kita dagang comro yuk).
Urang ulin yu. (Kita main yuk).
Hayu ulin. (Ayo main).
Hayu urang indit. (Ayo kita berangkat).
Hayu urang sakola. (Ayo kita sekolah).
Hayu urang ka pasar. (Ayo kita ke pasar).
Hayu urang ulin. (Ayo kita main).
Hayu ngala buah! (Ayo memetik buah!).
Nginjeum buku yu! (Pinjak buku yuk!).
Hayu urang ka Bandung! (Ayo kita ke Bandung!)
Baca Juga: 6 Contoh Tolong Menolong yang Dapat Dilakukan ke Sekolah
Mempelajari bahasa daerah bisa dengan memulai percakapan sehari-hari. Siswa bisa menerapkan contoh kalimat pangajak di atas ketika sedang berinteraksi dengan teman. (GTA)
