10 Contoh Kebutuhan Tersier dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kebutuhan tersier seringkali mencerminkan gaya hidup seseorang yang telah memenuhi kebutuhan primer dan sekunder dengan baik. Contoh kebutuhan ini biasanya berkaitan dengan hal-hal yang memberikan kepuasan pribadi atau meningkatkan status sosial.
Memahami kebutuhan tersier penting untuk mengenali pola konsumsi masyarakat. Selain itu, pemahaman ini juga dapat memberikan wawasan tentang bagaimana prioritas dan aspirasi seseorang berkembang seiring waktu.
Contoh Kebutuhan Tersier
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang bersifat pelengkap. Biasanya dipenuhi setelah kebutuhan primer (makan, pakaian, dan tempat tinggal) dan kebutuhan sekunder (pendidikan, transportasi, atau hiburan dasar) telah terpenuhi.
Kebutuhan ini tidak bersifat mendesak, tetapi keberadaannya dapat meningkatkan kenyamanan hidup, status sosial, dan kepuasan pribadi. Dalam konteks ekonomi, kebutuhan tersier dikaitkan dengan barang atau layanan yang mencerminkan kemewahan atau gaya hidup tertentu.
Beberapa contoh kebutuhan tersier manusia dalam kehidupannya sehari-hari adalah:
Perhiasan seperti emas, berlian, atau jam tangan mewah.
Tas branded dari merek internasional.
Mobil mewah jenis sport atau supercar.
Motor besar (moge) atau yacht.
Smartphone flagship dengan fitur premium.
Laptop gaming atau perangkat elektronik terbaru seperti smart home system.
Liburan ke luar negeri atau tempat eksklusif.
Menonton konser artis terkenal atau pertunjukan teater mewah.
Koleksi karya seni seperti lukisan atau patung dari seniman ternama.
Alat olahraga premium, seperti sepeda road bike karbon atau golf set profesional.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pemenuhan Kebutuhan Tersier
Berdasarkan buku Ekonomi SMA/MA Kelas X (Diknas), (2006), ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi seseorang dalam memenuhi kebutuhan tersiernya. Faktor-faktor tersebut adalah:
1. Pendapatan
Orang yang memiliki pendapatan lebih tinggi cenderung lebih mampu memenuhi kebutuhan tersiernya.
2. Status Sosial
Keinginan manusia untuk terlihat sukses atau bergengsi seringkali memotivasi seseorang untuk memenuhi kebutuhan tersier. Meskipun sebenarnya hal tersebut bukanlah suatu prioritas.
3. Informasi
Akses informasi tentang tren dan gaya hidup memengaruhi pilihan kebutuhan tersier.
4. Kebudayaan
Nilai budaya juga memengaruhi jenis kebutuhan tersier, seperti masyarakat tertentu yang memandang perhiasan atau kendaraan sebagai simbol status.
Meskipun tidak esensial, berbagai contoh kebutuhan tersier berperan penting dalam mendorong perkembangan ekonomi, inovasi produk, dan tren gaya hidup modern. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan ini sebaiknya dilakukan dengan bijak. (DNR)
Baca Juga: 4 Contoh Kebutuhan Sekunder dan Pengertiannya
