Konten dari Pengguna

10 Contoh Limbah Cair di Lingkungan Sekitar

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh limbah cair. Sumber: unsplash.com/TomPodmore.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh limbah cair. Sumber: unsplash.com/TomPodmore.

Contoh limbah cair perlu diketahui masyarakat karena sering dianggap tidak lebih berbahaya dibandingkan limbah lainnya. Padahal limbah cairdapat mengalir cepat ke wilayah penduduk.

Karena terbiasa membuang limbah cair di saluran air, masyarakat tidak menyadari bahayanya. Dengan mengetahui contoh limbah cair yang ada di sekitar, diharapkan muncul kesadaran untuk memisahkan limbah yang beracun dan yang tidak.

Contoh Limbah Cair

Ilustrasi contoh limbah cair. Sumber: unsplash.com/MarkoSabolic.

Dikutip dari Bioproses Limbah Cair, Nur Hidayat (2016:2), limbah cair adalah air yang mengandung banyak polutan. Polutan inilah yang menentukan apakah air tersebut bisa digunakan atau tidak. Polutan bisa berupa minyak, pasir, bahkan cairan kimia.

Berikut adalah 10 contoh limbah cair yang harus diwaspadai:

  1. Limbah dari air hujan di kawasan penduduk. Curahan hujan tidak hanya berisi air tetapi juga membawa berbagai benda ketika menyentuh bumi. Di kawasan padat penduduk, gorong-gorong harus dibersihkan untuk mengurangi resiko limbah berbahaya.

  2. Limbah dari bekas cucian rumah tangga. Air yang mengandung detergen berbahaya karena ada campuran bahan kimia. Bahan ini merusak lapisan lendir pada ikan dan menyebabkan masalah kulit pada manusia.

  3. Limbah dari bekas kolam renang. Kolam renang umumnya mengandung kaporit dan klorin untuk membunuh kuman. Jika dibuang sembarangan akan membuat semua organisme yang terkena air ini mati.

  4. Limbah dari bekas cucian daging. Bekas cucian daging mengandung banyak kuman. Bahkan jika dibiarkan di tanah atau selokan terbuka akan berbau busuk dan didatangi banyak lalat.

  5. Limbah dari industri tekstil. Jika pewarna tekstil yang berasal dari bahan kimia bercampur dengan air dapat menyebabkan gangguan kulit dan penyakit berbahaya lainnya.

  6. Limbah dari air yang bercampur minyak goreng. Jika dingin, lemak dalam minyak goreng akan menggumpal sehingga dapat menyumbat saluran pembuangan air.

  7. Limbah dari pertanian. Saluran air yang bercampur dengan pupuk kimia atau pestisida dapat membuat manusia dan hewan keracunan.

  8. Limbah dari perbengkelan. Aktivitas bengkel melibatkan BBM, oli dan air aki yang bisa mencemari saluran air. Pemilik bengkel harus mengelola bekas ganti oli dengan baik dan menjaga kebersihan bengkel.

  9. Limbah pembuangan domestik. MCK merupakan sarana yang terus diusahakan ada di semua rumah dan fasiltas publik, terutama di daerah tertinggal. Keberadaan MCK memperbaiki sanitasi masyarakat.

  10. Limbah dari rumah makan dan kafe. Sampah, bekas minuman dan bekas mencuci peralatan harus dikelola dengan baik agar hidangan yang disajikan higienis.

Baca juga: 6 Jenis Limbah Berdasarkan Sumbernya

Contoh limbah cair yang ada di sekitar cukup banyak. Masyarakat harus memperhatikan limbah cair karena sama banyaknya dengan limbah lain agar kelestarian lingkungan terjaga. (lus)