10 Contoh Literasi Digital di Sekolah yang Wajib Diketahui

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu contoh literasi digital di sekolah adalah pengiriman tugas melalui email. Kegiatan ini merupakan bentuk penerapan pemanfaatan teknologi oleh siswa dalam proses belajar mengajar.
Literasi digital diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Literasi ini menjadi salah satu keahlian yang sangat diperlukan agar siswa dapat mengikuti perkembangan teknologi dengan baik.
Contoh Literasi Digital di Sekolah
Banyak orang mengira bahwa literasi digital hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis dengan menggunakan dan memaksimalkan teknologi yang tersedia. Nyatanya, pemahaman itu bukanlah pengertian dari literasi digital.
Dikutip dalam buku Perempuan dan Literasi Digital: Antara Problem, Hambatan, dan Arah Pemberdayaan oleh Rahayu, dkk (2021:84) literasi digital didefinisikan sebagai pemahaman yang baik dalam berkomunikasi dengan menggunakan media digital atau media baru. Literasi ini merujuk pada praktik dari berkomunikasi, berelasi, berpikir, dan menjadi bagian dari media digital.
Literasi digital sudah banyak dimanafaatkan di berbagai bidang salah satunya yaitu di bidang pendidikan yang diterapkan oleh siswa maupun guru di sekolah. Contoh literasi digital di sekolah yang wajib diketahui sebagai berikut.
Mengirim tugas sekolah dalam bentuk file berupa foto, video, atau dokumen melalui email kepada guru.
Penggunaan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, WhatsApp untuk berkomunikasi antara guru dengan siswa.
Guru dapat mencari bahan ajar melalui situs maupun Youtube.
Siswa mengerjakan tugas dengan menggunakan laptop yang tersambung ke jaringan internet untuk mengerjakan tugas.
Mengikuti classmeeting pada cabang lomba videografi atau konten kreator melalui platform YouTube, TikTok, atau Snack Video.
Tugas upload cerita liburan sekolah ke dalam website.
Siswa dapat membuat poster yang ditempel di mading kelas menggunakan alat desain grafis seperti Canva atau Adobe Photoshop.
Penggunaan perangkat lunak dan aplikasi, misalnya siswa dan guru memanfaatkan program pengolah kata seperti Microsoft Word atau Google Docs untuk menulis dan mengedit dokumen.
Adanya ujian sekolah berbasis komputer.
Adanya kelas daring menggunakan sebuah platform video meet seperti Zoom Meet atau Google Meet.
Itulah 8 contoh literasi digital di sekolah. Kecakapan literasi digital harus dimiliki oleh setiap siswa dan guru agar memiliki keterampilan teknologi tinggi. Selain itu literasi ini juga harus digunakan secara bijak agar tidak ada penyalah gunaan teknologi. (MRZ)
Baca juga: 5 Manfaat Literasi Digital di Era Perkembangan Teknologi
