Konten dari Pengguna

10 Contoh Musik Eksternal dalam Tarian dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh musik eksternal. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/christopher1710
zoom-in-whitePerbesar
Contoh musik eksternal. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/christopher1710

Musik eksternal merupakan jenis musik yang bersumber dari luar tubuh manusia. Contoh musik eksternal biasanya digunakan untuk mengiringi tarian. Seperti halnya musik gamelan yang terdiri dari berbagai instrumen, seperti gendang, seruling, atau angklung.

Dikutip dari buku Seni Budaya dan Keterampilan oleh Sri Murtono (2007:46) musik eksternal adalah musik yang berasal dari luar tubuh manusia. Musik tersebut dibagi menjadi dua jenis yaitu musik trasisional dan musik modern.

Pengertian dan Contoh Musik Eksternal

Contoh musik eksternal. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/dw_36pro

Musik eksternal yaitu musik yang digunakan dalam tarian yang diciptakan dari alat musik. Seperti pada tari Tari Jaipong dari Jawa Barat, Tari Gandrung Jawa Timur, atau Tari Nguri dari NTT. Berikut beberapa contoh musik eksternal yang penting untuk diketahui:

  1. Gendang

  2. Saluang

  3. Seruling

  4. Angklung

  5. Gong

  6. Bonang

  7. Biola

  8. Gitar

  9. Piano

  10. Keyboard

Fungsi Musik Eksternal

Contoh musik eksternal. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Yash Limaje

Setelah mengetahui contoh musik eksternal di atas, penting untuk mengenal fungsinya bagi sebuah tarian. Simak beberapa fungsi musik eksternal terhadap sebuah tarian.

1. Mengatur Tempo

Fungsi musik eksternal yang pertama adalah menjadi pengatur tempo gerakan pada tarian. Musik eksternal kan membantu penari menyesuaikan gerakan satu sama lain.

2. Mempertegas Gerak

Musik eksternal memiliki fungsi lain dalam mempertegas gerakan yang ingin ditonjolkan dengan tekanan tertentu. Hal ini dapat memberikan kesan lebih dalam pada setiap gerakan tari. Untuk itu musik dapat dijadikan pelengkap dalam mengekspresikannya.

3. Simbol Budaya

Musik eskternal dapat menjadi simbol budaya yang ikut ditonjolkan dalam pertunjukkan tarian. Seperti pada gamelan yang menjadi alat musik tradisional sebagai simbol budaya.

4. Sarana Pelengkap Komunikasi

Terakhir, musik yang terdapat dalam tarian dapat dijadikan pelengkap komunikasi. Pasalnya, setiap tarian akan membawa pesan yang ingin disampaikan pada penonton. Contohnya dalam mewujudkan gerakan yang indah.

Menambahkan musik eksternal dalam pertunjukan tari akan membantu menggambarkan suasana yang ingin ditonjolkan. Sehingga penonton dapat menangkap pesan tersebut dengan baik.

Baca Juga: Hubungan Tari dengan Iringan Musik yang Perlu Diketahui

Itulah beberapa contoh musik eksternal dalam tarian. Selain itu, fungsi musik tersebut dapat membantu menyampaikan pesan yang ingin disampaikan. Semoga bermanfaat! (NUM)