10 Contoh Pecahan Campuran dan Cara Menghitungnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada pelajaran matematika tingkat dasar, pecahan campuran merupakan materi yang penting dipelajari, untuk melakukan berbagai operasi hitung bilangan. Contoh pecahan campuran perlu diketahui oleh siswa agar lebih mudah memahami materi ini.
Secara garis besar, bilangan pecahan disimbolkan sebagai a/b dengan a adalah pembilang dan b disebut penyebut. Sedangkan pecahan campuran terdiri atas dua sifat angka berbeda dan memiliki cara menghitung yang lebih kompleks dibandingkan jenis pecahan lainnya.
Contoh Pecahan Campuran
Menurut buku Titian Mahir Matematika, Taofik Hidayat, (2004:29), pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri atas bilangan bulat dan bilangan pecahan, yang biasa disebut sebagai bagian bulat dan bagian pecahan.
Pecahan campuran tersusun atas bilangan a,b,c dengan bentuk pecahan a b/c, dimana a merupakan bilangan bulat dan b/c sebagai pecahan murni. Adapun beberapa contoh pecahan campuran adalah sebagai berikut.
5 ½
2 ⅔
4 ⅖
3 ⅘
2 ¾
3 ⅝
10 ¼
5 ⅖
11 ⅜
7 ⅚
Cara Menghitung Pecahan Campuran
Setelah mengetahui berbagai contoh bilangan campuran, berikut ini merupakan dua cara menghitung pecahan campuran berupa operasi penjumlahan dan pengurangan yang dapat dipelajari.
1. Penjumlahan Pecahan Campuran
Penjumlahan pecahan campuran dapat dilakukan dengan mengubah bilangan campuran menjadi biasa. Jika masing-masing penyebut merupakan angka yang sama, maka tambahkan pembilang. Namun, apabila tidak, carilah kelipatan terbesar dari penyebutnya.
Contoh Soal
6 4/3 + 3 ¾ =
Jawaban:
Cara 1
6 4/3 + 3 ¾
= (3 x 6) + 4/3 + (3 x 4) + ¾
= (18 + 4)/3 + (12 + 3)/4
= 22/3 + 15/4
KPK dari 3 dan 4 adalah 12
= (22x4)/12 + (15x3)/12
= 88/12 + 45/12
= 133/12
Cara 2
6 4/3 + 3 ¾
= (6 + 3) + ( 4/3 + ¾)
= (9) + ( 16/12 + 9/12)
= (9) + 25/12
= 9 25/12
= (12 x 9) + 25/12
= (108 +25)/12
= 133/12
2. Pengurangan Pecahan Campuran
Langkah dalam mengurangkan pecahan yaitu mengonversikan bentuk campuran menjadi pecahan biasa. Apabila penyebutnya belum sama, maka carilah KPK dari kedua bilangan penyebutnya.
Contoh Soal:
3 ⅓ – 2 ⅘
Penyelesaian
= (3 x 3) + ⅓ + (2 x 5) ⅘
= 10/3 + 14/5
KPK dari 3 dan 5 adalah 15
= 5 x 10 /15 – 3 x 14/15
= 50/15 – 42/15
= 8/15
Baca Juga: Contoh Pecahan Desimal beserta Cara Pengubahan Bentuknya
Itulah beberapa contoh pecahan campuran beserta cara menghitungnya. Melalui penjelasan tersebut diharapkan dapat menambah pemahaman dalam mempelajari bidang ilmu matematika. (Riyana)
