Konten dari Pengguna

10 Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi. Sumber: unsplash.com/PhucLong.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi. Sumber: unsplash.com/PhucLong.

Contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi merupakan aktivitas yang sudah banyak dilakukan para pengusaha sukses. Contoh tersebut dapat ditiru oleh para pemilik usaha baru.

Prinsip ekonomi dipelajari agar para pengusaha baru mengetahui apa saja yang harus dilakukan untuk mengembangkan usahanya.Hasil akhir dari penerapan tersebut adalah tujuan semua usaha, yaitu memperoleh keuntungan.

Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi

Ilustrasi contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi. Sumber: unsplash.com/MilanDegraeve.

Prinsip ekonomi adalah pengorbanan sekecil-kecilnya untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Sementara produksi adalah bagian dari usaha yang menghasilkan barang dan jasa untuk ditawarkan ke masyarakat.

Karena itu, dengan prinsip ekonomi, perusahaan hanya memproduksi barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat dengan harga yang terjangkau. Untuk mencapainya, ada banyak hal yang bisa dilakukan.

Dikutip dari Ekonomi Bisnis untuk SMA/MAK Kelas X, Fatkhudin Aziz dan Kawan-kawan (2020:222), berikut adalah contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi yang bisa dilakukan:

  1. Menentukan barang dan jasa yang akan dihasilkan melalui riset yang teliti tentang kebutuhan pasar.

  2. Memperhatikan tren produk jangka panjang agar tidak sering berganti produk, misalnya tren ramah lingkungan.

  3. Mendirikan usaha dekat dengan bahan baku, tenaga kerja dan daerah pemasaran.

  4. Mencari vendor terbaik agar dapat memperoleh bahan baku dengan kualitas tinggi tapi dengan harga paling murah.

  5. Menggunakan tenaga kerja yang terampil karena dapat menghasilkan produk berkualitas dengan kesalahan produksi yang sedikit mungkin.

  6. Menggunakan sumber daya seefisien mungkin, meliputi modal untuk berproduksi, tenaga kerja, dan waktu pengerjaan.

  7. Menggunakan mesin produksi dengan teknologi terbaik tapi dengan harga pembelian dan biaya perawatan termurah.

  8. Memperketat SOP (Standard Operating Procedure), QA (Quality Assurance) dan QC (Quality Control) untuk meminimalkan accident dan mencegah keluarnya produk dan jasa di bawah standar kualitas yang telah ditentukan.

  9. Menentukan harga jual yang menguntungkan, yaitu mampu bersaing dengan produk sejenis tapi masih dapat memperoleh keuntungan yang besar.

  10. Membuat kemasan yang memudahkan konsumen mendapatkan produk melalui jasa pengiriman karena tren penjualan online tanpa khawatir terjadi kerusakan.

Baca juga: Mengenal Fungsi Penawaran dan Hukumnya dalam Ilmu Ekonomi

Itulah contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi yang bisa dilakukan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Produk yang menguntungkan tidak asal murah tapi juga harus menjaga kualitas agar bisa bertahan lama di pasar. (lus)