Konten dari Pengguna

10 Contoh Peran Indonesia dalam ASEAN pada Bidang Politik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh peran indonesia dalam asean pada bidang politik. Sumber: unsplash.com/WayanAditya.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh peran indonesia dalam asean pada bidang politik. Sumber: unsplash.com/WayanAditya.

Contoh peran Indonesia dalam ASEAN pada bidang politik menunjukkan bahwa kestabilan kawasan penting untuk kemajuan ekonomi dan sosial negara-negara di dalamnya. Indonesia memahami kepentingan tersebut sehingga mendukung ASEAN sepenuhnya.

Sebagai negara besar, sudah sewajarnya Indonesia berperan aktif dalam ASEAN. Bahkan Indonesia sudah berperan aktif sejak pendirian ASEAN.

Contoh Peran Indonesia dalam ASEAN pada Bidang Politik

Ilustrasi contoh peran indonesia dalam asean pada bidang politik. Sumber: unsplash.com/RifkiKurniawan.

Dikutip dari Buku Pintar Pelajaran SD/MI 5 in 1, Tim Guru Indonesia (2010:390), ASEAN (Association of Southeast Asia Nations) adalah organisasi negara-negara Asia Tenggara, yang didirikan tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand.

Awalnya ASEAN terdiri dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura dan Filipina. Kemudian bertambah dengan Brunei, Vietnam, Laos, Myanmar dan Kamboja. Belakangan Timor Leste juga bergabung dengan ASEAN tapi belum memiliki hak suara.

Selama ASEAN berdiri, Indonesia telah terlibat secara aktif dalam berbagai kerja sama. Berikut adalah contoh peran Indonesia dalam ASEAN pada bidang politik.

  1. Menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN. Bahkan Indonesia merupakan tuan rumah terbanyak, yaitu sebanyak 6 kali pada tahun 1976, 2003, 2011 (2 kali) dan 2023 (2 kali).

  2. Menyelenggarakan latihan militer bersama. Contohnya adalah Elang Malindo, yaitu latihan perang bersama antara Indonesia dan Malaysia.

  3. Menandatangani kerja sama ekstradisi dengan negara-negara di Asia Tenggara untuk memulangkan pelaku kejahatan yang melarikan diri ke negara asal masing-masing agar menjalani peradilan.

  4. Ikut serta dalam ZOPFAN (Zone of Peace, Freedom, and Neutrality), yaitu perjanjian untuk menciptakan kawasan yang aman, bebas dan netral di Asia Tenggara.

  5. Mendukung TAC (Treaty of Amity and Cooperation), yaitu pakta persahabatan dan kerjasama di Asia Tenggara.

  6. Mendukung SEAWFZ (Southeast Asia Nuclear Weapon Free Zone), yaitu perjanjian untuk menciptakan kawasan yang bebas senjata nuklir).

  7. Turut memprakarsai forum kerja sama di bidang politik dan keamanan melalui AFR (ASEAN Regional Forum).

  8. Aktif dalam pertemuan rutin menteri pertahanan atau ADMM (ASEAN Defense Ministers Meeting) untuk membahas politik, diplomasi dan pertahanan negara-negara ASEAN.

  9. Berperan aktif dalam penyelesaian konflik Kamboja dan Vietnam pada tahun 1987, yang dapat diselesaikan melalui Konferensi Paris tahun 1991.

  10. Penempatan duta besar dan konsulat di setiap negara anggota ASEAN.

Baca juga: 6 Contoh Peran Indonesia sebagai Produsen di ASEAN

Dari 10 contoh peran Indonesia dalam ASEAN pada bidang politik, dapat disimpulkan bahawa sama seperti lingkungan rumah, untuk mendapatkan lingkungan yang aman dan tenteram, setiap anggota harus berusaha mewujudkannya secara aktif. (lus)