10 Contoh Perilaku di Kalangan Pelajar Karena Rendahnya Semangat Kebangsaan

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semangat kebangsaan merupakan sikap yang sangat penting bagi setiap warga negara. Sayangnya, semangat ini semakin memudar di kalangan generasi muda. Salah satu contoh perilaku di kalangan pelajar yang diakibatkan oleh rendahnya semangat kebangsaan adalah kurangnya ketertarikan pada kebudayaan milik sendiri.
Menurut buku Semangat Nasionalisme dalam Bingkai Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara, Ketut Rusmulyani (2020:82), bentuk nyata dari rasa kebangsaan itu melahirkan paham kebangsaan, berupa gagasan, pikiran-pikiran luhur, yaitu cita-cita kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam mencapai cita-cita bersama tadi, timbul semangat kebangsaan, yaitu semangat yang mengandung muatan dan perbuatan nyata demi kepentingan bangsa, negara, dan Tanah Air.
Contoh Perilaku di Kalangan Pelajar Karena Rendahnya Semangat Kebangsaan adalah Refleksi seluruh Masyarakat
Nasionalisme atau kebangsaan harus menjadi dasar idealistik yang dimiliki dan mampu digenggam erat oleh seluruh anak bangsa.
Memberikan beberapa contoh perilaku di kalangan pelajar yang diakibatkan oleh rendahnya semangat kebangsaan adalah salah satu bentuk refleksi bagi semua orang untuk bersama meluruskan perilaku generasi penerus bangsa. Berikut beberapa contohnya.
1. Sikap yang Berlebihan dengan Budaya Asing
Terlalu terpengaruh oleh budaya asing sehingga melupakan budaya sendiri. Misalnya, lebih mengenal selebriti luar negeri daripada tokoh budaya atau seniman lokal.
2. Tidak Menghormati Simbol Negara
Banyak pelajar yang tidak menunjukkan rasa hormat terhadap simbol-simbol negara, seperti bendera dan lagu kebangsaan. Misalnya, mereka tidak berdiri tegak saat lagu kebangsaan dinyanyikan atau malah mengobrol saat upacara bendera berlangsung.
3. Kurang Menghargai Bahasa Indonesia
Beberapa pelajar lebih bangga menggunakan bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari daripada bahasa Indonesia. Mereka menganggap bahasa Indonesia kuno dan tidak keren.
4. Minim Pengetahuan tentang Sejarah Nasional
Ketidaktahuan atau ketidakpedulian terhadap sejarah perjuangan bangsa menunjukkan rendahnya semangat kebangsaan. Banyak pelajar yang tidak mengenal pahlawan nasional atau peristiwa penting dalam sejarah Indonesia.
5. Enggan Terlibat dalam Kegiatan Sosial Kemasyarakatan
Tidak berminat atau enggan berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bertujuan untuk kemajuan masyarakat sekitar, seperti gotong royong atau kerja bakti.
6. Krisis Identitas Nasional
Pelajar yang tidak memiliki rasa kebanggaan sebagai warga negara Indonesia cenderung mengalami krisis identitas, lebih merasa sebagai bagian dari budaya global daripada kebangsaan Indonesia.
7. Apatis Terhadap Isu Nasional
Sikap tidak peduli terhadap isu-isu nasional, seperti politik, ekonomi, dan sosial. Mereka merasa hal-hal tersebut tidak relevan dengan kehidupan mereka.
8. Kurangnya Partisipasi dalam Hari Besar Nasional
Tidak antusias atau bahkan mengabaikan perayaan hari-hari besar nasional, seperti Hari Kemerdekaan, Hari Pahlawan, dan sebagainya.
9. Terlibat dalam Tawuran Antar Pelajar
Tawuran antar pelajar mencerminkan kurangnya rasa persaudaraan dan semangat persatuan. Hal ini juga menunjukkan lemahnya pemahaman akan pentingnya kedamaian dan persatuan.
10. Menyebarkan Hoaks dan Ujaran Kebencian
Pelajar yang terlibat dalam penyebaran berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian di media sosial menunjukkan kurangnya rasa tanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.
Contoh perilaku di kalangan pelajar yang diakibatkan oleh rendahnya semangat kebangsaan adalah hal yang menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Termasuk pemerintah, pendidik, dan orang tua, untuk mengembalikan nilai-nilai kebangsaan dalam diri generasi muda.
Upaya peningkatan pendidikan kewarganegaraan, pengenalan sejarah, dan budaya bangsa serta penguatan karakter dapat menjadi langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah ini. (VAN)
Baca Juga: 5 Contoh Perilaku Hemat dan Keuntungannya
