Konten dari Pengguna

10 Contoh Sikap Tenggang Rasa pada Anak di Sekolah

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh sikap tenggang rasa. Sumber: unsplash.com/HusniatiSalma.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh sikap tenggang rasa. Sumber: unsplash.com/HusniatiSalma.

Contoh sikap tenggang rasa harus diajarkan pada anak sedini mungkin. Di sekolah, anak-anak dihadapkan pada banyak sekali perbedaan. Mereka harus diberi pengertian bahwa perbedaan itu wajar dan wajib dihormati.

Anak-anak juga akan menghadapi berbagai kejadian yang baru atau tak terduga. Anak-anak dengan tenggang rasa yang baik akan memiliki inisitif untuk membantu teman-temannya yang membutuhkan.

Contoh Sikap Tenggang Rasa di Sekolah

Ilustrasi contoh sikap tenggang rasa. Sumber: unsplash.com/DzulfahmiFauzan.

Dikutip dari Kebaikan Akhlak dan Budi Pekerti, Retno Widiyastuti (2019:24), pengembangan sikap tenggang rasa didasarkan pada kodrat manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosial, yang tidak lepas dari pergaulan.

Sikap tenggang rasa harus diajarkan sedini mungkin pada anak sehingga kepribadian anak-anak yang masih murni diisi dengan hal-hal baik. Orang tua, guru, dan orang-orang dewasa di sekitar anak-anak tersebut bertanggung jawab menanamkan nilai-nilai kebaikan.

Berikut adalah contoh sikap tenggang rasa pada anak di sekolah yang harus didukung semua kalangan.

  1. Tidak menyombongkan kekayaan orang tua kepada teman-temannya, yang berarti tidak bisa menjaga perasaan teman-teman yang kurang mampu.

  2. Tidak menyombongkan peringkat kelas yang diraih dengan menyepelekan pencapaian teman-teman lainnya.

  3. Membantu teman-teman yang kesulitan memahami pelajaran, namun tidak boleh memberikan sontekan ketika menghadapi ujian.

  4. Tidak boleh membeda-bedakan teman antara yang kaya dengan yang miskin. Anak-anak harus diberi pengertian bahwa mereka saling membutuhkan dan bantuan yang dibutuhkan tidak selalu berupa uang.

  5. Menggalang iuran kelas untuk membantu teman-teman yang tidak mampu membeli peralatan sekolah, seperti buku, alat tulis, bahkan sepatu.

  6. Menghormati perbedaan agama dan cara beribadah. Umumnya anak-anak pertama kali menemukan perbedaan ini di sekolah sehingga orang tua harus memberi pengertian sebelumnya agar mereka tidak bingung.

  7. Berperan aktif menjaga kebersihan kelas dan bagian sekolah lainnya.

  8. Membantu kelancaran kegiatan sekolah, seperti pementasan dan lomba, meski bukan menjadi bagian dari tim utama.

  9. Menjaga nama baik sekolah dengan tidak memprovokasi sekolah atau atau bersikap tidak baik di luar sekolah.

  10. Menghormati orang yang lebih tua, termasuk guru, kakak kelas, dan pegawai sekolah lainnya, serta menyayangi adik-adik kelas.

Baca juga: 10 Pengalaman Sila Ke-2 Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Itulah contoh sikap tenggang rasa pada anak di sekolah yang harus diajarkan untuk melatih kecerdasan sosial. Anak-anak dengan kecerdasan sosial yang baik akan tumbuh menjadi pribadi yang ramah dan bermanfaat bagi masyarakat. (lus)