Konten dari Pengguna

10 Fungsi Cerpen sebagai Salah Satu Karya Sastra

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi cerpen. Sumber: unsplash.com/LeTan.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi cerpen. Sumber: unsplash.com/LeTan.

Fungsi cerpen itu sangat banyak, baik bagi penulis maupun pembaca, dan bagi anak-anak hingga dewasa. Cerpen menjadi salah satu tulang punggung pengenalan dan pengembangan kesadaran literasi masyarakat.

Cerpen mulai dibacakan oleh orang tua kepada anak-anaknya yang masih balita. Cerpen pula yang menemani anak-anak tumbuh hingga mampu membaca literatur yang lebih berat. Pembahasan tentang fungsi cerpen itu menarik untuk disimak.

Fungsi Cerpen

Ilustrasi fungsi cerpen. Sumber: unsplash.com/RobynBudlender.

Cerpen sebagai karya sastra memiliki fungsi dua arah, yaitu bagi penulis dan bagi pembaca.

Berikut adalah fungsi cerpen yang dikutip dari Cara Mudah Menulis Cerpen, Indah Rimawan dan kawan-kawan (2022:55).

1. Fungsi cerpen bagi penulis.

Bagi penulis, cerpen memiliki banyak fungsi, baik untuk mengasah ketrampilan dan kepekaan, maupun untuk kepentingan personal.

Berikut adalah beberapa fungsi cerpen bagi penulis:

  1. Fungsi rekreatif, yaitu memberikan hiburan kepada pembaca sehingga pembaca mendapatkan perasaan senang atau dapat melepaskan stres.

  2. Fungsi didaktif, yaitu memberikan edukasi kepada pembaca tentang tema yang diangkat, utamanya tentang kebaikan dan keteladanan.

  3. Fungsi estetis, yaitu memberikan rasa keindahan kepada pembaca.

  4. Fungsi moralitas, yaitu mengandung nilai-nilai moral antara baik dan buruk melalui kisah-kisah yang inspiratif.

  5. Fungsi religiusitas, yaitu mengandung ajaran agama untuk dibaca penganut agama masing-masing.

2. Fungsi cerpen bagi pembaca.

Seseorang membaca cerpen karena mengharapkan mendapat sesuatu dari bacaan tersebut.

Berikut adalah fungsi cerpen bagi pembacanya:

  1. Untuk mendapatkan hiburan. Hiburan yang diharapkan tak selalu yang lucu. Kadang pembaca terhibur dengan kisah romantis bahkah horor.

  2. Untuk mendapatkan inspirasi. Banyak sekali tema cerpen yang bisa memberikan inspirasi, baik tentang penjuangan, keikhlasan dan menghadapi peristiwa-peristiwa dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Untuk mendapatkan pembelajaran. Banyak pembelajaran tentang kehidupan yang dituangkan dalam bentuk cerpen. Misalnya tentang kisah single parent, liku-liku ibu muda dengan balita, pengalaman mencari pekerjaan dan sebagainya.

  4. Sebagai sarana untuk mempertajam pikiran. Contohnya cerita-cerita tentang pengetahuan, riset, intrik hingga politik.

  5. Untuk menambah pengetahuan. Cerpen yang menggunakan latar belakang budaya, pendidikan atau lingkungan akan memberikan banyak pengetahuan baru.

Baca juga: 25 Contoh Judul Cerpen yang Menarik untuk Dibaca

Itulah fungsi cerpen sebagai salah satu karya yang patut dilestarikan. Cerpen memberikan kontribusi yang tinggi terhadap kesadaran literasi masyarakat. (lus)