10 Peranan SIG dalam Kajian Geografi

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peranan SIG dalam kajian geografi penting karena dapat memengaruhi pengambilan kebijakan. Semua kebijakan yang baik, termasuk yang menyangkut bidang geografi, harus didasarkan pada data-data yang valid.
Pengelolaan data geografi di wilayah seluas Indonesia tidak dapat dilakukan dengan cara kerja manual. SIG merupakan alat untuk mempermudah kajian geografi di wilayah yang luas.
Peranan SIG dalam Kajian Geografi
Dikutip dari Sistem Informasi Geografis dan Aplikasinya di Bidang Geografi, Jumadi dan Kawan-kawan (2021:2), SIG merupakan singkatan dari Sistem Informasi Geografi. Dalam bahasa Inggris, SIG dikenal dengan GIS atau Geographic Information System.
SIG merupakan alat yang digunakan untuk mengelola, menganalisis, dan menyajikan data spasial untuk tujuan keilmuan atau pengambilan keputusan. Hasil dari pekerjaan SIG digunakan untuk menjawab masalah-masalah keruangan.
Berikut adalah peranan SIG dalam kajian geografi selengkapnya.
Mengumpulkan dan mempersiapkan data spasial yang diperoleh dari sumber primer maupun sekunder. Data primer diperoleh dari pengindraan jauh atau hasil survei. Sedangkan data sekunder dapat berupa peta analog.
Data ini harus memiliki akurasi dan reliabilitas yang tinggi agar hasil pengolahan SIG akurat.
Menyiapkan data yang dibutuhkan untuk memodelkan studi tertentu dengan menggunakan teknologi yang dimiliki SIG.
Mengolah data agar lebih teratur sehingga siap untuk dianalisis.
Memanipulasi data sesuai dengan tujuannya. Berbagai analisis dilakukan untuk memodelkan fenomena atau studi kasus tertentu berdasarkan data yang telah diolah.
Mempresentasikan data sesuai dengan kebutuhan. SIG menghasilkan keluaran data yang lebih mudah dipahami oleh pengguna data tersebut.
Menyimpan data spasial berupa vektor dan raster. Data spasial adalah data yang berisi informasi keruangan suatu objek.
Menyimpan data atribut dalam skala nominal, ordinal, interval dan rasio. Data atribut adalah data yang tidak memiliki informasi tentang posisi absolut dari suatu objek.
Menjawab masalah-masalah keruangan yang berhubungan dengan lokasi, kondisi, rute, tren, pola dan permodelan.
Digunakan oleh pemerintah, swasta, peneliti, dan pembuat kebijakan untuk memecahkan masalah di bidang keilmuan masing-masing yang berkaitan dengan data geografi yang diperoleh SIG.
Menghasilkan informasi atau peta baru yang diperoleh dari hasil manipulasi data yang dimasukkan dalam SIG.
Baca juga: 5 Manfaat SIG di Bidang Transportasi
Itulah peranan SIG dalam kajian geografi untuk menjawab masalah-masalah keruangan. Penggunaan teknologi dalam pengolahan data dapat memperluas manfaatnya bagi masyarakat di berbagai bidang. (lus)
