11 Contoh Alat Keselamatan yang Harus Ada di Laboratorium

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat banyak contoh alat keselamatan yang harus ada di laboratorium. Alat keselamatan yang harus ada di laboratorium adalah berbagai perangkat dan perlengkapan yang dirancang untuk melindungi pengguna laboratorium.
Perlindungan tersebut dibutuhkan dari bahaya fisik, kimia, biologis, dan lainnya yang mungkin timbul selama aktivitas laboratorium. Alat-alat ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan, mengurangi risiko cedera, dan meminimalkan dampak jika terjadi insiden.
Berbagai Contoh Alat Keselamatan yang Harus Ada di Laboratorium
Laboratorium merupakan tempat bekerja dengan banyak bahan berbahaya, alat tajam, dan peralatan yang dapat menyebabkan cedera. Alat keselamatan membantu melindungi pengguna dari risiko tersebut.
Berikut adalah contoh alat keselamatan yang harus ada di laboratorium, berdasarkan keterangan yang ada di buku PERSPEKTIF KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PEKERJA LABORATORIUM, Zulfikar Lating, (2021).
1. APAR (Alat Pemadam Api Ringan)
Digunakan untuk memadamkan kebakaran kecil yang mungkin terjadi di laboratorium. APAR harus mudah dijangkau dan diketahui cara penggunaannya oleh semua penghuni laboratorium.
2. Hidran
Sistem pemadam kebakaran yang biasanya terhubung dengan pasokan air utama dan digunakan untuk mengatasi kebakaran besar. Hidran harus dilengkapi dengan selang dan nozzle yang siap digunakan.
3. Pencuci Mata (Eye Wash Station)
Alat ini digunakan untuk membilas mata jika terkena bahan kimia berbahaya atau partikel asing.
4. Water Shower (Emergency Shower)
Digunakan untuk membilas seluruh tubuh jika terjadi tumpahan bahan kimia atau kontaminasi yang luas. Shower darurat harus mudah diakses dan berada di lokasi yang strategis di laboratorium.
5. Sarung Tangan (Gloves)
Melindungi tangan dari paparan bahan kimia, panas, dingin, atau benda tajam. Sarung tangan harus dipilih sesuai dengan jenis bahan yang digunakan di laboratorium.
6. Pelindung Mata (Safety Goggles)
Melindungi mata dari percikan bahan kimia, partikel terbang, dan radiasi. Pelindung mata harus dipakai setiap kali bekerja dengan bahan berbahaya atau peralatan yang berpotensi menimbulkan bahaya.
7. Pelindung Wajah (Face Shield)
Memberikan perlindungan tambahan pada wajah dari percikan bahan kimia, partikel, dan bahaya lainnya. Face shield sering digunakan bersama dengan pelindung mata untuk perlindungan maksimal.
8. Masker atau Respirator
Melindungi saluran pernapasan dari paparan debu, asap, uap, dan gas berbahaya. Masker atau respirator harus dipilih sesuai dengan jenis bahan yang digunakan dan tingkat perlindungan yang dibutuhkan.
9. Jas Laboratorium (Lab Coat)
Melindungi pakaian dan kulit dari percikan bahan kimia dan kontaminasi. Jas laboratorium harus dipakai setiap kali berada di area laboratorium.
10. Sepatu Pelindung (Safety Shoes)
Melindungi kaki dari benda berat yang jatuh, percikan bahan kimia, dan bahaya lainnya. Sepatu pelindung harus dipakai setiap kali berada di laboratorium.
11. Detektor Asap dan Alarm Kebakaran
Sistem yang mendeteksi asap atau kebakaran dan memberikan peringatan dini untuk evakuasi. Alarm kebakaran harus berfungsi dengan baik dan diuji secara rutin.
Dengan adanya contoh alat keselamatan yang harus ada di laboratorium ini, laboratorium menjadi tempat yang aman untuk bekerja, mengurangi risiko kecelakaan dan cedera. Semua pengguna laboratorium sebaiknya mendapatkan pelatihan tentang cara menggunakan alat keselamatan dan prosedur darurat. (DNR)
Baca Juga: 4 Bagian-Bagian APAR dan Fungsinya
