11 Contoh Kalimat Retoris beserta Pengertian dan Ciri-cirinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, terdapat materi tentang jenis kalimat dan contoh kalimat retoris. Kalimat ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Kalimat retoris merupakan kalimat yang juga dapat digunakan dalam penciptaan sebuah karya tulis puisi. Kalimat ini diucapkan atau dituliskan untuk memberikan kesan penyair sedang melakukan monolog.
Contoh Kalimat Retoris dan Pengertiannya
Sebelum mempelajarai berbagai contoh kalimat retoris, terlebih dahulu membahas tentang arti dari retoris. Menurut buku Bahasa Indonesia: Kelas X, Ahmad Iskak, Yustinah (2006:156), pengertian kalimat retoris adalah kalimat pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban.
Maka dari itu, jenis kalimat ini biasa digunakan untuk menjadi suatu penegasan dari kritik, membakar semangat, sindiran halus, bahkan dapat memperindah tulisan dari seorang penulis.
Dengan penjelasan tersebut, ada beberapa contoh kalimat retoris dan pengertiannya. Berikut contohnya.
Apalagi yang dapat kita kerjakan selain memohon pertolongan Tuhan?
Apa mungkin sebuah perubahan bisa terjadi hanya dalam satu detik saja?
Siapa yang ingin hidup bahagia?
Siapa yang tak kenal pulau Bali?
Kalau begini terus, kapan kita bisa kaya?
Setelah melakukan hal itu apa kamu tidak punya malu?
Apakah kamu tidak punya otak?
Apa harus berdiam diri disini terus, sedangkan temanmu sudah berangkat?
Bagaimana nasib kita sekarang tanpa berusaha sama sekali?
Apakah kamu rela jika kita terjajah oleh negara asing?
Di mana hati nurani anda saat melihat saudara sendiri sedang berada dalam kesusahan?
Ciri-ciri Kalimat Retoris
Jenis kalimat retoris sering digunakan untuk masyarakat Indonesia untuk sekedar menegaskan pernyataan mereka. Karena pada dasarnya mereka sudah tahu jawabannya. Berikut ciri-ciri kalimat retoris yang penting untuk diketahui.
Kalimat dapat berupa penegasan dan pertanyaan.
Kalimat tidak memerlukan jawaban.
Posisi kalimat umumnya terdapat pada akhir setelah pernyataan atau pendapat.
Kalimat retorik efektif digunakan sebagai kalimat persuasif.
Kalimat ini hanya memberi efek penegasan.
Baca Juga: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contoh Kalimat Konjungsi
Jadi, dengan mempelajari contoh kalimat retoris beserta pengertiannya, maka akan membuat siswa lebih paham. Hal tersebut membuat mereka mengerti tentang perbedaan kalimat ini dengan jenis kalimat yang lain. (DVA)
